Vaksinasi Rabies Gratis di Sleman Sediakan 300 Kuota, Ini Syaratnya
Vaksinasi rabies gratis di Sleman menyediakan 300 kuota pada 30 September 2026. Cek syarat, lokasi, jadwal, dan cara pendaftaran.
Ruas Jalan Tawang-Ngalang yang ambles akibat tidak kuat menahan limpasan air selama cuaca ekstrem beberapa hari belakangan, Minggu (21/1/2024). - Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jalan baru Tawang-Ngalang tepatnya di Jembatan Bobung-Kepil di Kabupaten Gunungkidul yang baru saja diresmikan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X lima hari lalu ambles akibat tidak kuat menahan beban limpasan air. Ruas jalur alternatif Sleman menuju Gunungkidul tersebut ditutup sementara selama tiga hari ke depan karena dalam proses perbaikan.
Sekretaris Dishub Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan setelah melakukan peninjauan di lokasi bersama dengan kepolisian dan koordinasi dengan Pihak Pelaksana Pemeliharaan Jalan Ruas Ngalang Tawang, maka memutuskan menutup sementara Jalan Tawang-Ngalang. Penutupan dilakukan untuk perbaikan selama tiga hari ke depan. Arus lalu lintas pun diarahkan ke jalur lama.
“Pengalihan arus di simpang Bobung dan simpang Kepil. Arus dialihkan menggunakan jalur lama. Jadi kalau di Sambi-Tawang lewatnya jalur lama Nglanggeran. Bisa juga lewat Jalan Jogja-Wonosari atau lewat jalur Sambi-Nglanggeran-Tawang,” kata Bayu, Senin (22/1/2024).
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, Kwaryantini Ampeyanti Putri menjelaskan curah hujan tinggi yang turun selama beberapa hari belakangan menjadi penyebab amblesnya sebagian jalan tersebut.
“Bahkan bisa dikatakan cuaca ekstrem. Kebetulan lokasi tersebut [Jembangan Bobung-Kepil] berada di posisi turunan sehingga limpasan air hujan yang cukup deras dari [arah Padukuhan] Kepil semua mengarah ke lokasi tersebut,” kata Ampeyanti.
Ampeyanti menambahkan lokasi amblesnya ruas jalan tersebut merupakan daerah timbunan. Kemungkinan, kata dia, bagian timbunan dimasuki air dan menggerus struktur jalan. Akhirnya lapisan atas jalan ambles. “Tetapi karena masih masa pemeliharaan, jadi perbaikan oleh penyedia jasanya,” katanya.
Sebelumnya, Sekda DIY, Beny Suharsono mengatakan ruas Jalan Tawang-Ngalang memiliki panjang 9,5 kilometer dan melewati lima padukuhan dan tiga kapanewon. Pembangunannya menggunakan Dana Keistimewaan sebesar Rp269 miliar.
“Jalan Tawang-Ngalang merupakan satu kesatuan koridor Jalan Prambanan-Gading. Koridor jalan ini menghubungkan dua satuan ruang strategis [SRS] di Sleman dan Gunungkidul yaitu SRS Candi Prambanan dan Ijo serta SRS Karst Gunungsewu,” kata Beny.
Dia menjelaskan koridor Prambanan-Gading memiliki total panjang 27,58 kilometer yang terdiri dari empat ruas Jalan Provinsi yaitu ruas Jalan Prambanan-Gayamharjo sepanjang 9,08 kilometer yang pada 2023 telah dilakukan pembangunan sepanjang 1,27 kilometer.
Lalu, Gayamharjo-Tawang sepanjang 3 kilometer selesai dibangun pada 2017. Kemudian, Ngalang-Gading sepanjang 6 kilometer selesai dibangun tahun 2018. Terakhir, Tawang-Ngalang sepanjang 9,50 kilometer selesai dibangun selama 2021-2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi rabies gratis di Sleman menyediakan 300 kuota pada 30 September 2026. Cek syarat, lokasi, jadwal, dan cara pendaftaran.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.