BGN Evaluasi 63 Juta Data Penerima MBG, Fokus Daerah Stunting
BGN mengevaluasi 63 juta data penerima MBG dan memprioritaskan daerah berisiko stunting tinggi sesuai arahan Presiden Prabowo.
Gubernur DIY Sri Sultan hamengku Buwono memberikan sambutan dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) di lingkungan pemda DIY di Bangsal Kepatihan, Jogja, Jumat (2/3/2024)./ Ist - Biro Humas Pemda DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta para pejabat pimpinan tinggi pratama di wilayahnya mampu berperan sebagai sumber inspirasi, bukan sekadar birokrat yang bekerja di kantor.
"Jadi bukan hanya birokrat yang bekerja di kantor, tetapi jadilah sumber inspirasi, dan insan peradaban, yang memberi manfaat dan kebaikan," kata Sri Sultan dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan pemda DIY di Bangsal Kepatihan, Jogja, Jumat (2/3/2024)
Dalam kesempatan itu, Sultan melantik dan mengambil sumpah lima pejabat baru eselon II di lingkungan Provinsi DIY.
Menurut Sultan, dalam konteks kepemimpinan, regenerasi tidak sekadar pergantian, tetapi sebuah simfoni pembaruan, serta upaya memelihara dinamika pemerintahan yang terus bergerak maju.
"Momentum hari ini, jangan pula dipandang sebagai sebatas peremajaan usia, tetapi juga menjadi momentum penyegaran ide dan semangat, untuk menjadi pengubah dan pembaharu," ujar Sri Sultan.
Seorang pemimpin, kata dia, harus responsif terhadap perubahan lingkungan strategis serta dalam menetapkan kebijakan sehingga diperlukan penjiwaan sampai ke akar-akarnya.
"Ibarat pohon, solusi bukan pada di buahnya, melainkan pada akar-akarnya," kata dia.
BACA JUGA: Muncul Gelombang Kritik Kampus di Jogja ke Jokowi, Sultan: Enggak Apa-apa, Itu Demokrasi
Para pejabat baru, kata Sultan, perlu berpikir dan bekerja berlandaskan budaya kerja seorang "Satriya" dan menyatu sebagai agen perubahan sejati karena di tangan mereka pula kesejahteraan rakyat Yogyakarta dipertaruhkan.
Sultan pun berpesan kepada setiap Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk selalu menjadi pemimpin dalam pekerjaan (work leader) dan menjadi panutan (role model) bagi bawahan agar mereka termotivasi untuk berpikir cerdas, bergerak cepat, dan bekerja giat, tepat waktu, tepat biaya dan tepat sasaran.
"Bagaimana menerapkan keistimewaan DIY, dan menjabarkan secara jelas agar menjadi sebuah gerakan kebudayaan masyarakat, adalah tantangan-tantangan ke depan yang harus diwujudkan oleh pejabat pratama," kata Sultan.
Lima eselon II yang dilantik Gubernur DIY adalah Teguh Suhada sebagai Kepala Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY, Hary Setiawan sebagai Kepala Biro Hukum Setda DIY, Danang Setiadi sebagai Kepala Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Setda DIY, Kurniawan sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY, dan Christina Erni Widyastuti sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN mengevaluasi 63 juta data penerima MBG dan memprioritaskan daerah berisiko stunting tinggi sesuai arahan Presiden Prabowo.
Rest day membantu memulihkan otot, mencegah cedera, dan menjaga kebugaran tubuh. Simak manfaat dan cara menjalankannya dengan tepat.
Kebakaran hutan terbesar di Spanyol menghanguskan 26.000 hektar lahan dan memaksa sekitar 1.200 warga mengungsi di Guadalajara.
Iran mengklaim menyerang pusat data Amazon di Bahrain sebagai balasan atas serangan AS ke Darkhovin. Ketegangan kedua negara kembali meningkat.
Psikolog UI mengingatkan perubahan perilaku anak dapat menjadi tanda ancaman digital. Orang tua perlu peka dan membangun komunikasi yang aman.
PAD wisata Gunungkidul melampaui target pada semester I 2026. Pemda fokus membenahi retribusi, akses jalan, dan pelayanan wisata.