Viral Anak Ayam Jadi Suvenir Pernikahan Rangga dan Nunu Tuai Kritik Warganet
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Sri Sultan HB X/Antara-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan tanggapan singkat terkait gelombang kritik dari sejumlah elite kampus di Jogja terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Sultan HB X tak mempermasalahkan adanya kampus di Jogja yang secara terang-terangan menyatakan kritik terhadap pemerintahan Preside Jokowi. Hal itu menjadi ranah setiap kampus tersebut.
"Ya enggak papa itu urusan akademisi, jangan tanya saya," kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Jumat (2/2/2024).
BACA JUGA : Kritik Sikap Jokowi, UII: Indonesia Darurat Kenegarawanan
Kritik merupakan bagian dari demokrasi. Selain itu kampus memiliki hak otonomi masing-masing dan berhak menyampaikan pendapatnya. "Itu kan otonom [kalau mengkritik] ya terserah saja, aspirasi demokratisasi, enggak apa-apa," katanya.
Pemerintah tentu harus merespons berbagai kritik tersebut secara terbuka. "Sekarang tinggal bagaimana pemerintah menanggapi, terbuka saja, tidak usah takut," ucapnya.
Sebelumnya UGM dan UII secara terang-terangan menyampaikan prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. Para akademisi dan guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) menyampaikan Petisi Bulaksumur, Rabu (31/1/2023). Mereka mengungkapkan keprihatinan sekaligus kekecewaan terhadap manuver politik yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam petisi ini menyoroti penyimpangan demokrasi yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo yang merupakan lulusan UGM tersebut.
BACA JUGA : Ribuan Orang Ikuti Kampanye Terbuka Prabowo-Gibran di Sleman
Sehari setelahnya, UII yang digawangi langsung oleh Rektornya turut menyatakan sikap yang sama. Rektor UII Profesor Fathul Wahid mengatakan saat ini Presiden Joko Widodo menyatakan ketidaknetralan institusi kepresidenan dengan membolehkan Presiden berkampanye dan berpihak.
Perkembangan termutakhir, distribusi bantuan sosial melalui pembagian beras dan bantuan langsung tunai (BLT) oleh Presiden Joko Widodo juga ditengarai sarat dengan nuansa politik praktis yang diarahkan pada personalisasi penguatan dukungan terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden tertentu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21