Rezza Kalah dari Pemanah Korea Selatan, Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Proyek pembangunan atau pengaspalan jalan di ruas Jalan Caturharjo - Bambanglipuro yang melintasi empat pedukuhan di dua kecamatan wilayah Bantul. - Antara/Hery Sidik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul menganggarkan dana sebesar Rp129 miliar pada 2024 untuk melakukan pekerjaan pembangunan berbagai infrastruktur.
"Pada tahun anggaran 2024 kami mengerjakan sebanyak 190 paket pekerjaan dengan total nilai sebesar Rp129 miliar," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul Aris Suhariyanta di Bantul, Sabtu.
Dia mengatakan, dari 190 paket pekerjaan pembangunan infrastruktur tersebut yang masih menjadi prioritas adalah infrastruktur jalan, guna mendukung dan meningkatkan akses perekonomian masyarakat di wilayah perdesaan maupun kawasan wisata.
"Kami prioritaskan jalan, pekerjaan jalan itu ada 83 paket yang ada di Bantul, kemudian ada juga jembatan, pemeliharaan jalan, gorong gorong, drainase dan sebagainya. Kalau total panjang jalan belum hitung, tapi yang jelas 83 paket ruas jalan," katanya.
Dia mengatakan, pekerjaan pembangunan jalan rata-rata bukan membangun jalan baru atau dari yang sebelumnya belum tersambung, namun peningkatan kualitas jalan, maupun pelebaran agar lebih layak dilalui lalu lintas kendaraan.
BACA JUGA: Anggaran Perbaikan Jalan Rp40 Miliar Tahun Ini Baru Terealisasi 50 Persen
"Tidak ada jalan baru, paling meningkatkan aspal, kemudian pemeliharaan dan perbaikan jalan yang rusak. Juga termasuk akses jalan ke wisata, jalan ke sentra ekonomi dan sebagainya yang sudah ada di data kita," katanya.
Dia mengatakan, paket pekerjaan jembatan keduanya berada di wilayah selatan Bantul yaitu Kecamatan Sanden untuk mendukung perekonomian masyarakat maupun pariwisata kawasan selatan.
"Dua paket pekerjaan jembatan itu ada di Mriyan wilayah Kelurahan Srigading, Sanden, dan jembatan di Bantulan yang ada di wilayah Sanden-Sorobayan ," katanya.
Dia mengatakan, untuk pembangunan gedung perkantoran, pada 2024 tidak ada paket pekerjaan, karena organisasi perangkat daerah (OPD) ini juga mengalami refokusing anggaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.