Sering Disepelekan, 7 Kebiasaan Ini Bisa Naikkan Tekanan Darah
Hipertensi tak selalu disebabkan makanan. Tujuh kebiasaan sehari-hari, mulai dari konsumsi garam hingga kurang tidur, bisa memengaruhi tekanan darah.
Tangkapan layar kondisi bus yang terguling di sekitar Bukit Bego, Bantul. - SAR DIY Distrik Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Kecelakaan lalu lintas tunggal bus pariwisata mengakibatkan tiga penumpang tewas dan korban lainnya mengalami luka-luka terjadi di kawasan Bukit Bego Jalan Imogiri-Mangunan, Bantul, Kamis (8/2/2024). Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berharap ini sebagai peristiwa yang terakhir.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dalam keterangan setelah menjenguk korban kecelakaan bus di Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (8/2/2024) malam, menyampaikan berduka atas meninggalnya wisatawan asal Sukoharjo, Jawa Tengah yang sebagian dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bantul tersebut.
"Atas nama Pemkab Bantul berduka atas meninggalnya wisatawan dari Sukoharjo yang sebagian dirawat di Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul dan PKU Bantul dan sebagian sudah kita pulangkan, mudah-mudahan ini peristiwa yang terakhir kalinya," katanya.
Agar musibah yang menimpa rombongan wisatawan tidak terjadi kembali, kata dia, pemerintah mengimbau kepada seluruh wisatawan sebelum berwisata ke Bantul agar memastikan kendaraan atau bus dalam kondisi baik.
BACA JUGA: Libur Isra Mikraj, Kereta Api Jadi Favorit Wisatawan ke Jogja
"Kami menyerukan, mengimbau kepada seluruh wisatawan sebelum ke Bantul atau ke manapun saja untuk memastikan kendaraan yang digunakan adalah kendaraan yang baik, yang sehat yang selalu diuji KIR (uji berkala kendaraan) setiap tahun," katanya.
Ia mengatakan terhadap korban meninggal dan luka-luka akibat kecelakaan bus pariwisata di jalur wisata tersebut akan mendapatkan santunan dari pemerintah.
"Kepada mereka yang meninggal dunia akan diberikan santunan oleh Jasa Raharja dan yang sedang dirawat inap di rumah sakit rumah sakit di Bantul ini juga dapat santunan dari asuransi," katanya.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (8/2/2024), sekitar pukul 13.00 WIB di ruas Jalan Imogiri-Mangunan, tepatnya di tikungan Wanagama Bawah Bukit Bego, Desa Wukirsari, Bantul.
Dia mengatakan kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan berawal ketika bus pariwisata dengan 53 penumpang, termasuk pengemudi tersebut, melintas dari arah timur atau atas ke arah barat yang kondisi jalanan menurun.
"Tetapi sampai di tempat kejadian perkara (TKP) bus mengalami rem blong yang sebelumnya sudah tercium bau kampas rem dan pengemudi banting stir ke kanan yang mengakibatkan bus jatuh ke sebelah kiri dan terseret ke bawah," katanya.
Akibat kejadian itu, tiga korban meninggal dunia, yaitu inisial SW, 57, yang meninggal di tempat kejadian, AK, 25, dan HS, 40, meninggal saat perjalanan ke RS, sedangkan penumpang lainnya mengalami luka-luka, dan sebagian penumpang sudah dipulangkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Hipertensi tak selalu disebabkan makanan. Tujuh kebiasaan sehari-hari, mulai dari konsumsi garam hingga kurang tidur, bisa memengaruhi tekanan darah.
Anak Krakatau erupsi 25 jam. Indonesia memiliki 101 gunung api Holosen dan 71 aktif sejak 1800, terbanyak di dunia untuk kategori tersebut.
Abu vulkanik dapat mencemari makanan dan air serta berdampak pada kesehatan. Kenali risiko dan cara mengurangi paparannya.
Banhubda Kepri memperkuat literasi wawasan kebangsaan dan kecakapan digital masyarakat Kepri di Jogja.
Enam kebakaran terjadi di Kulonprogo dalam sehari pada Minggu, 6 September 2026. Mayoritas dipicu bakar sampah yang merembet.
Baterai LFP generasi keempat Tiongkok menembus 200 Wh/kg. Teknologi ini berpotensi meningkatkan jarak tempuh dan efisiensi mobil listrik.