Bantul Tambah 484 Lampu Jalan Baru, Prioritaskan Titik Rawan
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
Suasana antrean warga saat pasar murah di kantor Disperindag DIY, Kamis (22/2/2024)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah warga berbondong-bondong mendatangi area pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY di halaman kantor Disperindag DIY, Kamis (22/2/2024). Mereka rela antre selama sejam untuk dapat beras dengan harga yang lebih murah dibandingkan yang dijual pasaran.
Ria, 32, salah seorang warga asal Umbulharjo Kota Jogja mengaku sudah tiba di lokasi sejak pukul 09.30 WIB dan baru mendapatkan beras jam 10.30 WIB.
Dia rela mengantre berjubel dengan warga lainnya lantaran untuk mendapatkan harga beras yang jauh lebih murah dibandingkan dengan yang dijual di pasaran. "Antrenya memang banyak sekali, tapi nggak apa-apa demi dapat harga yang lebih murah," katanya.
Rata-rata pembeli yang antre di pasar murah itu merupakan para ibu rumah tangga. Kenaikan harga beras yang sekarang dinilai terlampau tinggi di angka Rp 17.500-Rp 17.800 per kilogram untuk beras premium dari sebelumnya hanya Rp13.500-Rp14 .000 saja per kilogram.
Sementara di pasar murah tersebut harga jual sejumlah komoditas bahan pokok jauh lebih terjangkau. Untuk beras premium lima kilogram dihargai Rp71.000, beras Bulog SPHP Rp51.000 per lima kilogram. Kemudian minyak goreng kita per liter Rp13.700, gula pasir satu kilogram Rp15.000 dan lain sebagainya.
BACA JUGA: Operasi Pasar Digencarkan di DIY untuk Menekan Harga Beras
Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti menyebut, total ada sebanyak 4,5 ton beras, 1,5 ton minyak goreng jenis minyakita, minyak goreng premium satu ton, dan gula pasir 15 ton yang disediakan. Pihaknya membatasi pembelian kepada masyarakat agar lebih merata lantaran sifatnya subsidi.
Gelaran pasar murah juga digelar di sejumlah kabupaten kota di wilayah setempat. "Nanti Maret ini kami rencananya ada empat kali pasar murah. Namun lokasinya masih dibahas karena kita harus koordinasi untuk pemerataan ke masyarakat juga."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah dalam OTT Bupati Langkat terkait dugaan suap proyek di Dinas Pendidikan dan Perkim.
Kemenhut melepasliarkan lima Orangutan Kalimantan di TN Betung Kerihun usai rehabilitasi untuk memperkuat populasi satwa dilindungi di alam liar.
Program Magang Nasional 2026 dibuka dengan kuota 150.000 peserta. Simak cara daftar, jadwal seleksi, syarat, dan besaran gajinya.
Dishub Bantul mengoptimalkan parkir Pantai Parangtritis saat libur sekolah dengan papan petunjuk, evaluasi TPR, dan antisipasi rekayasa lalu lintas.
Menkeu Purbaya menegaskan setiap kebijakan strategis Presiden Prabowo melalui kajian fiskal. Defisit APBN dijaga di bawah 3 persen PDB.