Bregada Jaga Malioboro Jadi Daya Tarik Wisata
Bregada Jaga Malioboro Jadi Daya Tarik Wisata, Pengunjung Antusias Berfoto dan Bertanya Seputar Budaya Jogja
Profesor Paulus Wisnu Anggoro saat berpidato dalam Pengukuhan Guru Besar di Fakultas Teknologi Industri, Kamis (29/2/2024) di Student Center, Kampus 2 di Jalan Babarsari No.44, Kalurahan Condongcatur, Depok. Harian Jogja/David Kurniawan
SLEMAN—Dosen Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Paulus Wisnu Anggoro dikukuhkan sebagai Guru Besar di Fakultas Teknologi Industri, Kamis (29/2/2024) di Student Center, Kampus 2 di Jalan Babarsari No.44, Kalurahan Condongcatur, Depok. Didalam pidato pengukuhan ia pun memberikan semangat kepada rekan dosen maupun mahasiswa untuk menyelesaikan studinya.
“Janganlah patah semangat dan selalu berprinsip carilahh Mutiara ke laut yang paling dalam sekalipun agar hasil yang diperoleh benar-benar dapat dimanfaatkan oleh semua pihak,” kata Wisnu dalam pidatonya, Kamis.
Menurut dia, semangat pantang menyerah ini harus terus dimiliki agar cita-cita yang diimpi-impikan dapat diraih. Salah satu kunci kesuksesan dengan terus berlajar untuk menulis.
Hal ini dikarenakan dengan menulis lewat karya maka akan mampu menaklukkan dunia sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. “Selalu ingatlah bahwa kita semua ini bukan anak raja atau anak ulama besar, maka belajarlah untuk menulis. Dengan menulis kalian akan mampu menaklukkan dunia apapun sesuai kompetensi kalian. Gunakanlah waktu kalian untuk selalu belajar, berjuang dan tingkatkan prestasi kalian. Jangan pernah lelah dan berhenti untuk belajar sampai kapanpun,” katanya.
Keberhasilan Wisnu menjadi Guru Besar di Fakultas Teknik Industri UAJY tidak lepas dari hasil penelitian yang dilakukannya. Ia berhasil mengembangkan sepatu Boots Orthotik untuk pasien clubfoot dan Keramik Tableware melalui aplikasi teknologi Computer Aided Reverse Engineering (CARE) System dalam Hilirisasi Riset Pengembangan Sepatu Orthotik Custom untuk Pasien Clubfoot dan Miranda Keer Tea for One Teapot.
“Teknologi ini mengedepankan konsep RE dan 3D modelling dalam membangkitkan ide konsep perancangan produk yang diinginkan oleh industri maupun masyarakat menjadi kenyataan,” katanya.
Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta, G. Sri Nurhartanto mengatakan, di awal tahun ini sudah ada tambahan lima Guru Besar. Total hingga saat ini di universitas sudah ada 18 berstatus Profesor. “Akan segera dibentuk Dewan Guru Besar sebagai wadah,” katanya.
Menurut dia, penyematan gelar Guru Besar bukan seremoni dikarenakan memiliki tanggung jawab untuk memajukan Pendidikan di universitas sehingga memiliki daya tawar yang tinggi di Masyarakat. “Tentunya apa yang diraih oleh dosen senior bisa diikuti oleh para dosen-dosen muda agar lebih berprestasi,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bregada Jaga Malioboro Jadi Daya Tarik Wisata, Pengunjung Antusias Berfoto dan Bertanya Seputar Budaya Jogja
Harga pupuk dan pestisida di Sleman naik akibat bahan baku impor. Pedagang menekan margin keuntungan demi menjaga harga tetap terjangkau bagi petani.
Stefano Lilipaly resmi turun kasta ke Semen Padang FC untuk Championship musim 2026/2027. Simak ambisi besar Kabau Sirah untuk langsung promosi ke Super League.
Ekspor Kulonprogo menunjukkan tren positif pada semester I 2026. Ekspor wig naik 57 persen, sementara gula semut tetap menjadi komoditas unggulan yang diburu.
Prancis tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 0-2 dari Spanyol. Kylian Mbappe menjadi sorotan dan mendapat kritik tajam dari media Prancis.
macOS Golden Gate Public Beta rilis! Fitur Siri AI, Liquid Glass, dan peningkatan performa. Hanya untuk Mac Apple Silicon, wajib backup data sebelum instalasi.