Ribuan Pohon Ditanam di Kawasan Rawan Longsor Lereng Jono
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Suasana bedah buku inisiasi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY yang digelar pada Senin (4/3/2024) di Aula Kalurahan Sendangsari, Minggir./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
SLEMAN—Upaya Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY untuk mengerek budaya baca dan literasi masyarakat seakan tak pernah putus. Dengan skema bedah buku ke desa-desa, minat baca masyarakat diharapkan bisa meningkat.
Kepala Bidang Pengelolaan Arsip Statis DPAD DIY, Rakhmat Sutopo menjelaskan kegiatan bedah buku ini digelar di ratusan titik di DIY. Metodenya unik, yakni mengundang masyarakat untuk berpartisipasi membedah buku di lingkungan rumahnya. Tak perlu jauh-jauh ke perpustakaan yang mungkin letaknya jauh.
"Se-DIY kami keliling untuk membawa buku kepada bapak ibu untuk dibaca. Tidak hanya dibaca nanti kalau bisa dipraktikkan dan temanya macam-macam," tutur Sutopo pada Senin (4/3/2024) di Aula Kalurahan Sendangsari, Minggir.
Sepanjang tahun 2024 ini, dijadwalkan akan ada 220 kegiatan bedah buku yang bakal digelar di DIY. Tujuannya satu, untuk meningkatkan minat baca masyarakat. "Tujuannya meningkat minat baca bapak ibu sekalian. Pentingnya membaca," tegasnya.
Harapannya, makin tinggi minat baca masyarakat, makin tinggi pula pengetahuan yanh diketahui oleh masyarakat. "Jadi kami itu mendorong bapak ibu semua supaya punya minat baca yang tinggi. Karena dengan membaca banyak pengetahuan," katanya.
Di Aula Kalurahan Sendangsari, Minggir kali ini buku yang dibedah bertajuk Cinta Dua Cahaya. Masyarakat diharapkan mampu meneladani kisah positif dalam buku, khususnya menyangkut keharmonisan dan ketahanan keluarga.
Anggota DPRD DIY, Sofyan Setyo Darmawan menilai tema buku yang dibedah dapat menginspirasi masyarakat dalam membangun rumah tangga yang harmonis. Apalagi di tengah kondisi DIY yang memiliki angka perceraian tinggi. Belum termasuk angka kekerasan dalam rumah tangga yang disebut Sofyan juga mencapai ribuan.
"Mudah-mudahan buku ini menjadi literasi masyarakat kita untuk membangun rumah tangganya menjadi lebih harmonis, lebih produktif dan lebih sejahtera," tandasnya
Sofyan berharap kegiatan semacam ini juga bisa mengerek minat baca masyarakat. Kegiatan ini memberi alternatif masyarakat untuk meningkatkan literasi dengan acara bedah buku yang lebih akurat.
"Hari ini kita kembali bedah buku. Kami berharap memang literasi masyarakat, kegemaran masyarakat dalam membaca buku semakin meningkat," ungkapnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.