Harga Pangan 23 September, Cabai Rawit Tembus Rp89.500 per Kg
Harga pangan nasional 23 September 2026, cabai rawit merah Rp89.500/kg dan telur ayam Rp30.200/kg. Cek harga beras, daging, gula, dan minyak.
Gejala Antraks - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 53 warga di Pedukuhan Kayoman, Kelurahan Serut, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul diperiksa Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi meluasnya kasus warga yang suspek antraks.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty di Gunungkidul, Senin, mengatakan dari 53 warga yang diperiksa, 17 orang diambil sampel darah untuk dikirim ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta.
"Sebanyak 17 warga yang diambil sampel darahnya karena berinteraksi dengan ternak yang diduga terjangkit antraks," katanya, Senin (11/3/2023).
Ia mengatakan 17 warga tersebut bergejala suspek antraks. Namun, yang dirawat di rumah sakit dua orang. "Petugas sudah melakukan langkah-langkah cepat mengantisipasi penyebaran antraks kepada warga," katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul Wibawanti Wulandari mengatakan kronologi kejadian ini bermula saat salah seorang warga Pedukuhan Kayoman membawa pulang kambing yang sudah disembelih dari Sleman pada 24 Februari 2024.
BACA JUGA: 17 Warga Suspek Antraks, Padukuhan Kayoman Dipantau 120 Hari
Warga tersebut kemudian sakit. Akan tetapi, pihaknya tidak bisa menjawab lebih lanjut mengenai sakitnya warga tersebut karena ranah Dinas Kesehatan. Pada Kamis (7/3/2024), ternak milik warga tersebut mati dan sempat disembelih.
"Kami belum mengetahui posisi kambing yang dibawa pulang apakah dibeli atau diberikan dari Sleman. Namun, sapi yang disembelih tidak jadi dimakan langsung dikubur, itu kejadian sapi dinihari," katanya.
Dia mengatakan dampak kasus antraks Sleman tersebut, ada tiga ekor kambing dan sapi yang mati. Wibawanti mengatakan DPKH juga menyiramkan formalin di lokasi penguburan dan lokasi pengulitan hewan ternak yang diduga terkena antraks.
Selain itu, DPKH Gunungkidul memberikan antibiotik dan vitamin kepada hewan ternak yang masih hidup untuk kemudian nantinya divaksinasi. "Kami memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak keluar dulu," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga pangan nasional 23 September 2026, cabai rawit merah Rp89.500/kg dan telur ayam Rp30.200/kg. Cek harga beras, daging, gula, dan minyak.
KRI Sriwijaya-100 resmi dikukuhkan Panglima TNI Agus Subiyanto setelah Merah Putih berkibar di atas kapal induk di Tanjung Priok.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Timnas Indonesia dinilai punya keuntungan di FIFA ASEAN Cup 2026 karena bisa menurunkan skuad penuh dan berstatus tuan rumah.
Warga Padukuhan Karang, Tuksono, Kulonprogo, kembali memprotes tambang pasir Sungai Progo. CV BKS menyebut seluruh perizinan telah lengkap.
Jenazah Sukarman, kru KM Arupadatu I, tiba di Soetta dari Bengkulu dan langsung dibawa ke rumah duka di Pandeglang.