Advertisement
17 Warga Suspek Antraks, Padukuhan Kayoman Dipantau 120 Hari

Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan surveilans dan pemantauan di Padukuhan Kayoman, Kalurahan Serut, Gedangsari dilakukan selama 120 hari.
Plt. Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan selain pemantauan, pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan penanganan antraks. Tidak hanya itu, Dinkes telah memeriksa dan mengobati warga yang menjalin kontak dengan hewan atau daging kambing diduga terjangkit antraks. “Pengambilan dan pengiriman sampel dari pihak yang bergejalan juga sudah kami lakukan,” kata Dewi dihubungi, Senin (11/3/2024).
Advertisement
Dewi menambahkan S yang lebih dulu dibawa ke RSUD Prambanan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, begitupun dengan istrinya. Keduanya dirujuk ke rumah sakit tersebut pada Sabtu (9/3/2024). “Info yang saya dapat terakhir itu,” katanya.
Baca Juga
Ada Kasus Suspek Antraks, Dinas Kesehatan Terbitkan Surat Kewaspadaan ke Seluruh Faskes di Sleman
Serius Tangani Antraks, Tim Gabungan Sita Sisa Daging Brandu di 9 Rumah Warga Gayamharjo
Kepastian Kasus Antraks di Sleman Masih Tunggu Hasil Uji Laboratorium
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY mencatat ada sebanyak 17 warga di Kabupaten Gunungkidul yang suspek antraks. Angka tersebut merupakan penyelidikan epidemiologi (PE) sejak 8 - 9 Maret 2024.
Kepala Dinkes DIY, Pembajun Setyaningastutie mengatakan 17 orang tersebut merupakan warga Kalurahan Serut yang ikut memakan daging kambing yang sebelumnya dibawa dari Sleman dan dikuliti di Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Prakiraan Cuaca Hari Ini Jumat 4 April 2025, Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan dan Berawan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
- BPBD Bantul Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem hingga 4 April 2025
- Baru Ada 70 Katering di Sleman Memiliki Bukti Pengolahan Pangan Aman
- Antrean Kendaraan Nyasar di Perkampungan di Kalasan Sleman Akibat Ikuti Google Maps
Advertisement
Advertisement