Blue Food Jadi Kunci Ketahanan Pangan Indonesia pada 2050
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Sebuah pohon menimpa rumah di Sleman akibat hujan deras dan angin kencang, Jumat (15/2/2024). - ist/BPBD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah insiden bencana akibat hujan dan angin kencang terjadi di Sleman pada Kamis (14/3/2024). Meski pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah, ruko hingga teras masjid, tidak ada korban jiwa akibat insiden ini.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Bambang Kuntoro menjelaskan peringatan dini sebelumnya telah dikeluarkan oleh BMKG DIY, mengenai potensi terjadi hujan sedang sampai lebat yang dapat disertai lilat/petir dan angin kencang di seluruh wilayah DIY. "Hal ini berdampak pada beberapa kejadian bencana yang dilaporkan," kata Bambang, Jumat (15/3/2024).
Sejumlah dampak hujan dan angin dilaporkan di berbagai Kapanewon di Sleman. Beberapa Kapanewon yang terdampak mencakup Kapanewon Ngaglik, Moyudan dan Ngemplak.
Kapanewon Ngaglik menjadi lokasi paling banyak terdampak dengan tujuh kejadian. Semuanya merupakan insiden pohon tumbang. Mulai dari pohon tumbang menutup akses jalan, menimpa ruko, menimpa motor terakhir, menimpa rumah hingga teras masjid.
"Di Masjid Al-Faizin, Candiwinagun RT 05/RW 13, Sardonoharjo Ngaglik pohon milik kas desa roboh menimpa bagunan atap galvalum teras dan jaringan kabel listrik PLN," ungkapnya.
BACA JUGA: 6 Juta Pemudik Bakal Masuk DIY, Dishub: Yang Tidak Berkepentingan Jangan Masuk Kota Jogja
Selain di Ngaglik, dua kejadian pohon tumbang juga dilaporkan di Moyudan. Di Jitar Ngemplak 2 RT 5/RW 14 Sumberarum dahan pohon munggur patah menimpa jaringan listrik penerangan jalan. Sedangkan di Setran RT 02/RW 27 Sumberarum, pohon munggur berdiameter 40 senti roboh menutup akses jalan kampung.
Sedangkan di Kapanewon Ngemplak, dua insiden pohon tumbang juga dilaporkan terjadi. Di Morangan RT 6/RW 06 Sindumartani, pohon wadang menimpa rumah utama, dua kamar tidur dan ruang tamu. Sedangkan di Jln. Umbul Rondo No.1, Pokoh, Wedomartani dua pohon tumbang melintang menutup akses jalan.
Menanggulangi berbagai dampak yang terjadi, BPBD segera melakukan asesmen dampak dan koordinasi dengan lembaga-lembaga terkait. BPBD juga melakukan pemotongan pohon tumbang dan mendistribusikan bantuan darurat yang diperlukan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam berbagai insiden kali ini. "Korban jiwa nihil," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.