Kenalan TikTok Berujung Motor Raib di Mlati
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.
Sepakbola - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kekalahan PSS atas Borneo FC Samarinda pada pekan ke-29 BRI Liga 1-2023/24 membuat posisi Super Elja di klasemen kian tidak aman. PSS kembali berada diurutan 15 klasemen atau satu peringkat di atas ambang zona degradasi.
Berlaku sebagai tuan rumah di Stadion Manahan Solo, PSS harus mengakui keunggulan skor 0-1 dari sang tamu Borneo FC pada Kamis (14/3/2024) malam. Gol F. Cadenazzi di menit ke-59 membuat Borneo membawa pulang tiga poin dalam laga ini.
Seusai pertandingan, Pelatih Kepala PSS Sleman, Risto Vidakovic pun memberikan tanggapannya. Menurut Risto, para pemain telah memberikan segalanya dalam pertandingan ini. "Saya tidak punya apapun untuk dikatakan, karena semua pemain sudah memberikan 100 persen kemampuannya," kata Risto pada Kamis (14/3/2024) malam.
Para pemain dinilai Risto sudah berhasil mengontrol jalannya laga, hingga akhirnya tim membuat kesalahan. Di beberapa pertandingan terakhir, PSS harus kehilangan banyak poin karena kesalahan individu.
"Kami bermain bagus, tim bermain bagus, saya pikir kami mengontol pertandingan di babak pertama dan babak kedua. Mereka [lawan] tidak punya peluang hingga adanya tendangan bebas, hingga kesalahan terjadi," ungkapnya.
"Jadi kita hanya memberikan mereka gol. Tentu ketika kita berhadapan dengan pemuncak klasemen liga ini tidak akan mudah," katanya.
BACA JUGA: Ada Keluhan Honor Panwaslu Desa Belum Cair, Begini Kata Bawaslu RI
Penyerang muda PSS Sleman, Hokky Caraka menilai semua orang bisa melihat bagaimana perjuangan tim harus menghadapi pemuncak klasemen. Tim menurut Hokky juga sudah menguasai permainan.
"Kami juga sudah bisa menguasai permainan dengan sepenuhnya, tapi kita agak kurang fokus di freekick di area terakhir kita dan kita kecolongan gol," ungkapnya.
Terlepas dari hasil ini, tim kata Hokky akan berusaha memaksimalkan laga yang tersisa. "Kita harus memaksimalkan lima sisa laga yang akan datang," katanya.
Kekalahan ini membuat PSS masih tetap bertengger di posisi 15. Hingga pekan ke-29, PSS baru mengumpulkan 31 poin dari tujuh kali menang, 10 kali seri dan 12 kali kalah. Total poin yang dikoleksi PSS bahkan sama dengan Persita yang berada di posisi 14 klasemen dan Arema yang berada di urutan 16 klasemen dengan torehan 31 poin.
Pasukan Super Elja hanya satu peringkat di atas zona degradasi. Hingga kini Arema, Bhayangkara dan Persikabo 1973 menghuni zona degradasi di posisi 16, 17 dan 18 secara berurutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.
Mikel Arteta resmi jadi Manager of the Season setelah membawa Arsenal juara Premier League 2025/2026 usai 22 tahun menunggu.
Ferrari Luce sebagai mobil listrik pertama Ferrari memicu penurunan saham dan debat soal arah elektrifikasi supercar.
Sapi kurban 1 ton dari Presiden Prabowo dibagikan ke 300 KK di bantaran Code, Kota Jogja saat Iduladha.
HP cepat panas bisa disebabkan kebiasaan penggunaan dan lingkungan. Simak penyebab dan cara mengatasinya agar ponsel tetap awet.
Red flag dan green flag jadi cara populer menilai hubungan sehat atau berisiko dalam percintaan modern.