210 Mahasiswa DIY Terima Beasiswa Pendidikan Tinggi Istimewa 2026
Sebanyak 210 mahasiswa DIY dari empat perguruan tinggi menerima Beasiswa Pendidikan Tinggi Istimewa 2026 yang bersumber dari Dana Keistimewaan.
Suasana bedah buku bertajuk “Cerdas Mengelola Sampah Mandiri Bersama Komunitas,” di Gedung Griya Pusaka, Piyungan RT 05, Srimartani, Piyungan, Bantul, Selasa (19/3/2024) pagi. Harian Jogja/Jumali.
BANTUL—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku bertajuk Cerdas Mengelola Sampah Mandiri Bersama Komunitas, di Gedung Griya Pusaka, Piyungan RT 05, Srimartani, Kapanewon Piyungan, Selasa (19/3) pagi.
Bedah buku karya Esaputri Purwandari dkk ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat dan memberi pengetahuan mengenai pengelolaan sampah. Selain itu, pembahasan mengenai sampah dinilai penting menyusul rencana ditutupnya TPST Piyungan.
Ketua Tim Bedah Buku dari DPAD DIY Sri Wahyudi mengatakan kegiatan bedah buku yang bekerja sama dengan anggota DPRD DIY tersebut adalah salah satu rangkaian bedah buku yang digelar pihaknya selama Ramadan. Ada sebanyak 25 bedah buku di 25 lokasi yang digelar pada 1-29 Maret 2024. “Ini adalah bentuk komitmen dari kami mempertahankan DIY sebagai provinsi dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi,” katanya, Selasa.
BACA JUGA : Masyarakat Jogja Harus Bangun Fondasi Keluarga yang Baik
Oleh karena itu, meski di bulan Ramadan, kegiatan bedah buku tetap digelar. Wahyudi berharap agar kegiatan tersebut mampu meningkatkan literasi masyarakat, meski dilakukan di bulan puasa.
Adapun sesuai dengan tema yang ada, yakni membahas mengenai pengelolaan sampah, pihaknya berharap bisa menambah pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan sampah. “Kami berharap masyarakat tahu cara mengelola sampah, karena sampah bisa menjadi bahan ekonomi untuk dikelola," katanya.
Anggota DPRD DIY, Amir Syarifudin menilai sampah telah menjadi masalah utama di Jogja. “Maka, kami sampaikan pengelolaan sampah menjadi skala prioritas pembangunan di DIY," katanya. Terlebih, saat ini TPST Piyungan bakal ditutup total. Menurut dia, setiap kabupaten dan kota di DIY harus memiliki tempat pengolahan sampah sendiri. “DPAD DIY memberikan literasi berkaitan dengan darurat sampah yang terjadi di DIY," katanya.
Esaputri Purwandari selaku penulis buku sekaligus penggerak Koperasi Konsumen Gerakan Ekonomi Kaum Ibu (Gemi) mengungkapkan, kegiatan bedah buku ini selaras dengan persoalan sampah yang dialami oleh DIY.
Penutupan TPST Piyungan membuat masyarakat kewalahan mengelola sampah. “Untuk itu dalam kesempatan ini akan dipaparkan bagaimana mengelola sampah yang benar dan cerdas," katanya.
Esa memaparkan buku yang ditulisnya berdasarkan pengalaman yang dilakukan oleh Koperasi Konsumen Gemi dalam mengolah sampah menggunakan magot, pembuatan sabun dari minyak jelantah, dan kerajinan dari plastik. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 210 mahasiswa DIY dari empat perguruan tinggi menerima Beasiswa Pendidikan Tinggi Istimewa 2026 yang bersumber dari Dana Keistimewaan.
Kementerian PU mendapat anggaran 2027 Rp114,59 triliun. Konektivitas jalan dan jembatan menjadi sektor dengan alokasi terbesar.
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Volume sampah Sleman mencapai 15.429 ton hingga pertengahan September 2026. DLH mewaspadai risiko kebakaran saat musim kemarau.
Onsen Resort Kaliurang menghadirkan konsep akomodasi yang memadukan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang di kawasan lereng Gunung Merapi, Sleman