PSS Sleman Hadapi Dewa United, Cleberson Andalkan Dukungan dari Suporter
Cleberson menyebut dukungan suporter menjadi kekuatan PSS Sleman saat menghadapi Dewa United di Banten International Stadium.
Potret proyek Tol Jogja-Bawen di wilayah Sleman pada Senin (4/3/2024)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Meski telah mencapai 73% pengerjaan, keberadaan jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman-Simpang Susun Banyurejo belum bisa beroperasi fungsional pada mudik Lebaran tahun ini.
Health Safety Environment Coordinator Tol Jogja-Bawen Seksi 1, Muhammad Helmy Ilhamsyah menjelaskan belum bisa digunakannya Tol Jogja-Bawen secara fungsional lantaran titik penggarapannya yang masih terputus-putus. "Kalau untuk yang Tol Jogja-Bawen belum bisa operasional karena kita masih putus-putus," ungkap Helmy pada Rabu (20/3/2024).
Terlebih konstruksi Tol Jogja-Bawen di Sleman ini terbagi dalam dua zona. Zona at grade atau timbunan dan zona elevated atau melayang. Sementara sejumlah ruas tol melayang berada di atas Selokan Mataram yang belum tersambung, sehingga belum bisa dilalui. "Kami ngikutin Selokan Mataram untuk trasenya," tandasnya.
Selain itu belum bebasnya semua lahan terdampak membuat progres keseluruhan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman-Simpang Susun Banyurejo baru menyentuh angka 73% dan masih putus-putus. "Jadi kerana kendala lamanya di pembebasan lahan akhirnya baru sekitar 60 persen," ujarnya.
Belum beroperasinya Tol Jogja-Bawen dalam mudik kali ini, membuat pengembang tol akan berfokus pada peningkatan aspek keselamatan di titik proyek yang bersinggungan dengan persimpangan jalan. Termasuk menghentikan mobilisasi alat berat selama lebaran nanti.
Kendaraan berat ini biasanya membawa material timbunan yang kebanyakan berasal dari luar Jogja, ada juga yang berupa kendaraan beton yang mengangkut material pengecoran. "Betul, jadi fokusnya kita istilahnya support apa yang diinginkan Kepala Dinas Perhubungan tadi, bahwa untuk lalu lintas kendaraan berat kita hentikan demi kelancaran dan keselamatan lalu lintas lebaran," tegasnya.
Penambahan rambu-rambu akan dipasang di berbagai titik lokasi proyek yang bersinggungan dengan persimpangan jalan. Beberapa rambu yang bakal dipasang untuk meningkatkan keselamatan para pengendara di antaranya berupa lampu flip flop hingga pagar. "Untuk perambuan dan lain sebagainya, mungkin yang bersinggungan dengan jalan-jalan Kabupaten maupun jalan provinsi itu kita siapkan rambu rambunya. Jadi seperti lampu flip flop kemudian penerangan dan pagar, mungkin itu dari kami," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cleberson menyebut dukungan suporter menjadi kekuatan PSS Sleman saat menghadapi Dewa United di Banten International Stadium.
Mural di Patangpuluhan Jogja menjadi ruang kreativitas anak muda untuk menyuarakan isu lingkungan, budaya, sosial, hingga ekonomi kreatif.
BBMKG memperingatkan potensi air laut pasang di Bali pada 26-30 September 2026. Warga pesisir diminta waspada terhadap dampaknya.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Kebakaran lahan terjadi di Puncak Setampol Torean Gunung Rinjani. Tim TNGR bergerak memadamkan api dan menilai luas area terdampak.