Bawean Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 4,1 Kedalaman 5 Km

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Rabu, 03 April 2024 03:37 WIB
Bawean Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 4,1 Kedalaman 5 Km

BMKG merilis pernyataan resmi mengenai gempa di Tuban, Jumat (22/3/2024). Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA—BMKG mencatat gempa tektonik kembali melanda wilayah Bawean, Gresik, Jawa Timur, Rabu (3/4/2024). Gempa Bawean terjadi sekitar pukul 01:35:48 WIB.

Kepala Stageof Sleman BMKG Setyoajie Prayoedhie mengatakan berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M4.1.

"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5.67 LS, 112.60 BT, atau tepatnya berlokasi di Laut pada 150 km TimurLaut Tuban Jatim pada kedalaman 5 km," jelasnya.

BACA JUGA: Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jogja Hari Ini, Rabu 3 April 2024

Dia menambahkan, dilihat dari jenis gempa yang terjadi di Bawean dan memperhatikan lokasi episenter serta kedalaman hiposenternya gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. "Ini akibat aktifitas sesar aktif di Laut Jawa," katanya.

Adapun dampak gempa bumi di Bawean merujuk pada hasil pemodelan peta guncangan (shakemap), gempa tersebut dirasakan di Bawean dengan skala intensitas II - III MMI (Bila siang hari dirasakan oleh orang banyak didalam rumah).

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini Tidak berpotensi Tsunami," katanya.

Dia menyebut, gempa bumi di Bawean tersebut merupakan bagian rangkaian gempa bumi Laut Jawa Maginitudo 6,0 yang terjadi pada Jumat pukul 11:22:45 WIB. "Hingga hari Rabu 3 April 2024 pukul 02.17 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 447 (empat ratus empat puluh tujuh ) aktivitas gempa bumi," ujarnya.

Setyo menghibau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online