PT Importa Jaya Abadi Raih Top Brand Award Kategori Furniture Besi
PT Importa Jaya Abadi (Importa Furniture) kembali menegaskan kepemimpinannya di industri furnitur nasional dengan meraih Top Brand Award 2026
Suasana pelatihan penyelenggaraan event dan atraksi wisata yang digelar oleh Dispar DIY, Rabu (24/4/2024). Harian Jogja/Yosef Leon Pinsker
JOGJA—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menggelar pelatihan penyelenggaraan event atau atraksi wisata kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Semaki, Kota Jogja. Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari mulai Selasa-Kamis (23/4/2024-25/4/2024) bertujuan mengembangkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat kampung atau kelurahan.
Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Muda Dispar DIY, Erni Srijarwati Harahap mengatakan Pokdarwis Semaki dipilih lantaran di wilayah itu ada potensi wisata olahraga yang bisa dikembangkan oleh warga setempat untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Keberadaan Stadion Mandala Krida menjadi salah satu daya tarik untuk menggelar beragam acara bertema olahraga. “Pelatihan ini tujuannya agar pelaku wisata di Semaki dapat menyelenggarakan event dengan baik. Meskipun tidak besar dan skalanya kelurahan tidak apa-apa. Pelatihan juga bertujuan agar SDM di Semaki bisa lebih maju dan bisa melayani wisatawan yang datang,” kata Erni saat ditemui di sela-sela pelatihan, Rabu (24/4/2024).
Erni menjelaskan pelatihan ini diprakarsai dan dibiayai dari dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD DIY. Dengan demikian, harapannya SDM pariwisata di wilayah itu bisa berkembang dengan optimal. Adapun materi diberikan oleh Paguyuban Dimas Diajeng setempat berupa kiat-kiat menggelar event sederhana atau atraksi wisata yang menarik kunjungan wisatawan. “Semoga ilmu yang diberikan bisa bermanfaat oleh peserta dan pariwisata di Semaki semakin maju,” katanya.
Menurut Erni, tahun ini jajarannya hanya menggelar dua pelatihan event dan atraksi wisata lantaran keterbatasan anggaran. Selain Semaki, pokdarwis yang telah menggelar agenda serupa yakni pengelola wisata di Kalurahan Bunder, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul. “Tema pelatihan lain yang kami gelar adalah pelatihan pembuatan konten. Mungkin tahun depan lewat dana pokir bisa kembali menggelar pelatihan dengan tema yang lain,” katanya.
Anggota DPRD DIY, Muhammad Syafi’i, menerangkan Kota Jogja yang tengah mengembangkan konsep wisata berbasis wilayah harus dimulai dengan beragam pelatihan agar SDMnya maju dan berkembang. “Harapan kami apa yang sudah diterima lewat pelatihan ini bisa bermanfaat, mampu memberikan pengetahuan wawasan dan keterampilan,” katanya.
Syafi’i berharap ke depan Pokdarwis Semaki bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini dengan menggelar event atau atraksi wisata di wilayahnya. “Dinas Pariwisata juga harus mendorong teman-teman ini [Pokdarwis Semaki] agar termotivasi. Harus dieksplorasi lagi apa potensi dan kekuatan yang bisa dimaksimalkan untuk kemajuan wisata,” katanya.
Di sisi lain, Pokdarwis Semaki juga harus punya semangat untuk berkembang seperti pokdarwis lain yang sudah menorehkan prestasi. “Kalau serius pasti bisa. Contohnya sudah banyak. Ini kesempatan yang bagus dan bisa bertukar ilmu dengan pokdarwis lainnya. Kami juga mendorong Dispar agar menambah kesempatan Pokir yang lebih beragam untuk wisata pada tahun ke depan,” ujarnya.
Salah satu narasumber, Chandra Cellano yang memberikan materi tentang perencanaan event menjelaskan, sebelum menggelar event penyelenggara harus membuat konsep acara, apakah untuk memperingati sesuatu, untuk memperingati hari-hari besar atau tujuan lain. “Selanjutnya berlanjut ke tahapan perencanaan dan penetapan anggaran. Tentukan berapa biaya yang tersedia dan alokasikan biaya untuk setiap aspek acara,” katanya.
Perencanaan biaya mengacu pada konsep secara keseluruhan event, baik pengisi acara, undangan atau tiket, serta biaya promosi termasuk perlengkapan dan peralatan. “Penyelenggara juga wajib memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung selama event berlangsung agar pengalaman menghadiri acara itu bisa dirasakan dengan optimal,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Importa Jaya Abadi (Importa Furniture) kembali menegaskan kepemimpinannya di industri furnitur nasional dengan meraih Top Brand Award 2026
KPK melimpahkan berkas dakwaan Yaqut Cholil Qoumas ke PN Jakarta Pusat. Sidang kasus dugaan korupsi kuota haji kini menunggu jadwal.
Pemerintah menggelar HUT ke-81 RI di Jakarta dan IKN serta mengundang seluruh tokoh bangsa menghadiri upacara 17 Agustus 2026.
Turkiye menargetkan jalur alternatif Selat Hormuz melalui Irak selesai dalam tiga tahun untuk memperkuat perdagangan menuju Eropa.
MK menetapkan anggaran MBG dipisahkan dari dana pendidikan paling lambat 2028. BGN memastikan akan mengikuti kebijakan pemerintah.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kulonprogo mulai dihuni siswa, termasuk anak yang sempat putus sekolah karena keterbatasan biaya.