Daftar Sekolah Kedinasan 2026 Segera Dibuka, Cek Gaji dan Tunjangannya
BKN memastikan seleksi sekolah kedinasan 2026 segera dibuka. Lulusan berpeluang langsung menjadi CPNS dengan gaji pokok hingga Rp4,5 juta dan tunjangan kinerja
Ilustrasi seseorang flu/Freepik\r\n
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten mengklaim hingga akhir April 2024, belum menemukan adanya kasus flu Singapura. Meski demikian, Dinkes Bantul tetap meminta masyarakat di Bumi Projo Tamansari untuk waspada.
"Sementara untuk di Bantul, saya belum dapat laporan. Mudah-mudahan enggak ada," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Agus Tri Widiyantara, ditemui, Selasa (30/4/2024).
Agus meminta kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bantul untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya penularan flu Singapura. Selain itu, meminta kepada semua personelnya baik di rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penularan.
"Jika perlu nantinya dilakukan penelitian lebih teliti, apakah itu terkait dengan flu Singapura atau tidak," terang Agus.
Flu Singapura disebabkan oleh virus Enterovirus. Gejala flu Singapura juga tidak jauh berbeda dengan gejala flu pada umumnya. Adapun penyebaran virus tersebut dapat terjadi melalui kontak kulit dan udara pernapasan.
"Ya, hampir sama dengan flu pada umumnya, tapi mungkin ada spesifik, selain di saluran napas, kan juga ada tanda di tempat lain," katanya.
Ia mengaku belum ada koordinasi dengan Dinkes DIY terkait pencegahan dan antisipasi dengan flu Singapura. Meski demikian, Dinkes Bantul terus mengikuti perkembangan terkait dengan penularan kasus flu Singapura. "Kan, bisa dipantau dari berita-berita dan informasi dari Kementrian Kesehatan RI," ucapnya.
Agus mengimbau kepada masyarakat untuk mendatangi fasilitas kesehatan terdekat, apabila mengalami gejala flu dan gejala-gejala yang mengarah ke flu Singapura. Di mana, tanda awal seseorang terjangkit flu Singapura adalah terjadi perubahan warna kulit menjadi merah cerah dan bintik-bintik seperti lenting dengan ukuran 4-8mm. Lenting-lenting dapat mengikis kulit sekitar dengan cepat.
"Nanti, bisa ke puskesmas, dokter, klinik, monggo silakan. Nanti teman-teman di faskes nantinya akan bisa memeriksa lebih lanjut. Apakah itu flu biasa, atau jenis penyakit lainnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BKN memastikan seleksi sekolah kedinasan 2026 segera dibuka. Lulusan berpeluang langsung menjadi CPNS dengan gaji pokok hingga Rp4,5 juta dan tunjangan kinerja
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Sidang gugatan PMH terkait pengalihan kepemilikan CV Art Fashion di PN Bantul memasuki babak baru. Tergugat menyampaikan jawaban sekaligus mengajukan gugatan.
BPBD Kulonprogo mulai mendistribusikan air bersih sejak awal Juli 2026 akibat kekeringan. SK Siaga Darurat disiapkan untuk mengakses dana BTT.
Eko Suwanto Desak Pemda se-DIY Wujudkan Sungai Aman Bencana dan Antisipasi Dampak Musim Kemarau