Pilur Bantul 2026, Calon Lurah Sabdodadi Bicara Digitalisasi Ekonomi
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Foto ilustrasi anak sakit flu. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul memastikan belum menemukan kasus influenza tipe A di wilayah setempat hingga Senin (29/9/2026). Kepastian tersebut disampaikan di tengah adanya laporan temuan 24 kasus influenza tipe A di wilayah DIY.
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Bantul Samsu Aryanto mengatakan pemantauan yang dilakukan hingga Senin belum menemukan adanya laporan kasus influenza tipe A di Bantul.
“Sampai hari ini nihil,” kata Samsu, Senin.
Dinkes Bantul Perkuat Pencegahan
Meski belum ditemukan kasus, Dinkes Bantul tetap melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk mencegah penularan influenza. Salah satunya dengan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai berbagai upaya pencegahan penyakit tersebut.
Samsu mengimbau masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah serta kebiasaan mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun juga diminta terus dilakukan.
Selain menjaga kebersihan diri, masyarakat diimbau mengonsumsi makanan bergizi untuk menjaga kondisi tubuh. Warga yang mengalami gejala flu berat atau tidak kunjung sembuh diminta segera mengakses fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurut Samsu, perhatian lebih perlu diberikan kepada kelompok rentan. Kelompok tersebut meliputi bayi dan anak kecil, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit penyerta.
Kelompok rentan tersebut memiliki risiko mengalami komplikasi yang lebih tinggi apabila terinfeksi influenza.
“Kenali gejalanya, cegah penularannya, dan segera periksa jika kondisi memburuk,” ujarnya.
Warga Diminta Tak Abaikan Gejala
Dinkes Bantul juga terus mendorong masyarakat agar tidak mengabaikan gejala influenza. Langkah sederhana seperti menggunakan masker dan mencuci tangan dinilai penting untuk mengurangi risiko penularan di tengah mobilitas masyarakat.
Dengan belum adanya temuan kasus di Bantul, Dinkes tetap meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Warga juga diingatkan untuk menjaga pola hidup sehat serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan yang cukup berat atau berlangsung dalam waktu lama.
Aktivitas Influenza di Indonesia Meningkat
Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat adanya peningkatan aktivitas influenza di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Di Indonesia, hasil surveilans sentinel menunjukkan positivity rate influenza sebesar 56% pada minggu ke-38. Sementara itu, berdasarkan surveilans di puskesmas, aktivitas influenza telah berada pada kategori sedang (medium).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.
Bulog mengubah pola pengelolaan stok beras SPHP dari FIFO menjadi formula mixing 2-3-4 untuk menjaga mutu beras yang disalurkan.