UKDW Masuk Top 100 WURI 2026
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Bedah Buku yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY di Aula Kapanewon Depok, Jumat (3/5/2024)./Catur Dwi Janati
SLEMAN—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat. Cakupannya juga merata di seluruh wilayah DIY dengan mendatangi langsung ke lingkungan masyarakat.
Pada Jumat (3/5/2024), bedah buku digelar di Aula Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Buku yang dibedah bertajuk Menyiapkan dan Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur pada Anak.
Kepala Bidang Pengelolaan Arsip Statis DPAD DIY, Rakhmat Sutopo menjelaskan lewat program bedah buku ini, jajarannya ingin mendekatkan diri kepada masyarakat.
Jika mengundang warga untuk datang ke DPAD DIY, dikhawatirkan justru menyulitkan, terutama bagi warga yang tinggal di pelosok perdesaan.
Padahal, misi bedah buku yang digelar DPAD DIY adalah meningkatkan minat baca masyarakat hingga pelosok desa. "Kalau kami yang datang, masyarakat akan lebih mudah," kata Sutopo.
Dijelaskan Sutopo, tingkat minat baca masyarakat di DIY menjadi yang tertinggi di Indonesia. Hanya saja, capaian tersebut baru berada di wilayah perkotaan. Karena itu, DPAD DIY berupaya naik level untuk tidak hanya meningkatkan minat baca masyarakat, tetapi membuat tingginya minat baca tersebut bisa merata ke semua wilayah. "Daerah pinggiran perlu terus digenjot, sehingga warga yang menjadi sasaran langsung kami datangi, sehingga tidak hanya capaian yang tinggi, namun juga merata," katanya.
Untuk tema buku yang dibedah, yakni Menyiapkan dan Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur pada Anak, Sutopo menilai tema tersebut sangat penting untuk mengenalkan dunia wirausaha kepada anak. "Kalau saya membaca data, jumlah entrepreneur saat ini masih kurang. Kami mencoba menggali potensi ini sesuai dengan tugas dan fungsi kami," katanya.
BACA JUGA: BEDAH BUKU DPAD DIY: Bekali Orang Tua Cara Mendidik Anak pada Era Digital
Anggota DPRD DIY, Sofyan Setyo Darmawan yang hadir sebagai salah satu narasumber bedah buku menilai agenda ini sangat penting untuk meningkatkan minat baca. Apalagi, para peserta yang diundang merupakan pengasuh Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA) yang bersinggungan langsung dengan anak.
"Agenda ini sangat bagus, terlebih diikuti ustaz dan ustazah. Dengan membaca buku ini bisa memberikan tambahan materi entrepreneur kepada anak-anak TPA, sehingga anak tidak hanya belajar baca Al-Qur’an, namun ada pemahaman atau edukasi tentang entrepreneur," katanya.
Lini entrepreneur yang diajarkan tentu tak hanya seputar jual beli atau membangun usaha, tetapi bagaimana cara menabung dan berbagai aspek lainnya. "Budaya entrepreneur penting untuk ditumbuhkan," katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
TBY menggelar Ekspresi Seni Kontemporer Lintas Generasi di Jogja dengan menghadirkan tiga koreografer dari generasi berbeda.