Resmi Jadi BUMN, DSI Siap Kendalikan Ekspor Sawit hingga Batu Bara
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.
Ilustrasi Media Sosial - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Bupati Gunungkidul meminta para orang tua di wilayah ini untuk membimbing dan mengawasi anaknya dari ancaman penggunaan media sosial yang berpotensi merusak generasi muda.
Sunaryanta di Gunungkidul, Sabtu (4/5/2024), mengatakan media sosial 50 persen berisi konten hoaks, ujaran kebencian, sehingga sangat perlu berhati-hati.
"Kami mengingatkan tingginya pengaruh media sosial dan lingkungan yang dapat merusak generasi muda. Sehingga orang tua untuk selalu memberikan penekanan penggunaan media sosial dengan bijak," kata Sunaryanta dalam Gelar Budaya SMP Al Mujahidin di Taman Budaya Gunungkidul.
Ia mengatakan pemkab memberikan ruang untuk SMP Al Mujahidin untuk berekspresi. Banyak talenta muda berbakat yang siap diikutsertakan dalam berbagai ajang yang digelar pemerintah daerah. Kebebasan berekspresi akan mengurangi generasi muda menggunakan media sosial.
Sekolah harus memberikan kebebasan berekspresi menyalurkan hobi peserta didik untuk menyalurkan bakat dan minat. Harapan menjadikan peserta didik berprestasi di setiap talenta masing-masing.
"Nanti saat pemda menggelar kegiatan, kami berharap sekolah bersiap menampilkan performa terbaik," katanya.
Sunaryanta mengajak sekolah dan peserta didik untuk mengutamakan pendidikan, kesehatan dan spiritual. Jika itu diterapkan para siswa akan mudah memperoleh prestasi yang diinginkan.
"Saya ingatkan jangan sampai salah mendidik, atau salah memberikan pendidikan," katanya
Kepala SMP Al Mujahidin Agus Suroyo mengatakan gelar budaya merupakan implementasi kurikulum merdeka. Kegiatan menampilkan pentas budaya nusantara projek penguatan profil pelajar Pancasila.
BACA JUGA: Orang Tua Diminta Awasi Aktivitas Anak di internet untuk Cegah Child Grooming
"Kita tanamkan gotong royong, menanamkan gotong royong berkebhinekaan global sebagai bentuk mengapresiasi budaya daerah lain," paparnya.
Agus juga menekankan, gelar budaya dapat menumbuhkan kreativitas siswa. Kegiatan tersebut sepenuhnya dikerjakan oleh siswa mulai dari konsep acara hingga mencari sponsor pendanaan. Diharapkan Gen Z ikut melestarikan kebudayaan bangsa agar tidak punah.
"Perkembangan teknologi semakin pesat, dampak bagi generasi muda semakin besar ini sehingga perlu penekanan agar mereka tidak terpengaruh budaya asing," katanya.
Sementara Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Satmonodadi mengatakan ruang berekspresi penting diberikan kepada siswa. Memberikan ruang sama halnya memberikan kecerdasan sosial bagi generasi muda.
"Semakin banyak diberikan ruang semakin dekat kesuksesan yang akan diraih. Semoga kegiatan ini menginspirasi masyarakat luas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.
Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan di tengah gejolak global saat menghadiri panen raya udang di Kebumen.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.
Kecelakaan bus dan truk di Tol Cipali Cirebon menyebabkan satu penumpang tewas dan dua lainnya luka-luka pada Sabtu dini hari.
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.