Raperda Toko Swalayan Bantul Dibahas Lagi, Ini Isinya
Raperda toko swalayan Bantul kembali dibahas, fokus atur jarak, izin, dan perlindungan UMKM agar usaha tetap seimbang.
Syawalan Komunitas Jogja Istimewa Minggu (5/4). Dok Jogja Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL— Ratusan anggota komunitas Jogja Istimewa memadati Kopi Pak Kanjeng di kawasan Karangmojo RT 02, di Trirenggo, Bantul, Minggu (5/4/2026). Kegiatan syawalan ini menjadi ajang temu sekaligus memperkuat jejaring anggota yang terus berkembang pesat.
Dalam waktu kurang dari dua bulan sejak dibentuk pada 14 Februari 2026 melalui media sosial, komunitas ini telah menghimpun sekitar 13 ribu anggota. Angka tersebut masih terus bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat.
Ketua komunitas, Heri Indradi, menjelaskan wadah ini dibentuk untuk mendorong promosi pariwisata, ekonomi, dan UMKM di wilayah DIY. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menggandeng pelaku usaha lokal sebagai lokasi kegiatan.
“Kami sengaja memilih tempat seperti Kopi Pak Kanjeng agar usaha lokal lebih dikenal masyarakat luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, agenda serupa akan digelar secara bergilir di berbagai lokasi guna memperluas dampak promosi terhadap potensi daerah lain.
Selain fokus pada promosi, komunitas ini juga aktif dalam kegiatan sosial. Sejumlah aksi kemanusiaan telah dilakukan, seperti membantu bayi penderita hidrosefalus di Sleman hingga menyalurkan bantuan kepada lansia kurang mampu.
Jaringan kemitraan juga terus diperluas. Komunitas ini menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kalangan legislatif seperti Hanung Raharjo dan Arny Tyas Palupi, untuk menjembatani aspirasi masyarakat.
Pembina komunitas, Petrus Wijiyanto, menilai jumlah anggota yang besar menjadi kekuatan baru dalam mendorong promosi wisata, kuliner, dan produk UMKM di DIY.
“Ini potensi besar yang bisa digerakkan untuk kepentingan masyarakat luas,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Arny Tyas Palupi yang menilai kehadiran komunitas ini membawa energi positif bagi pembangunan daerah, terutama dalam mendukung kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Raperda toko swalayan Bantul kembali dibahas, fokus atur jarak, izin, dan perlindungan UMKM agar usaha tetap seimbang.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp61.450/kg, telur ayam Rp29.050/kg. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru versi PIHPS Kamis pagi.
Cek jadwal SIM Sleman Juli 2026 lengkap: Satpas, SIM keliling, MPP, dan layanan malam di Sleman City Hall. Simak syarat, biaya, dan tipsnya.
Rangkuman 10 berita terpopuler Harianjogja.com edisi 9 Juli 2026, dari program MBG, investasi, hingga Mandala Krida.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Juli 2026 lengkap dengan lokasi, syarat, dan biaya perpanjangan SIM A dan C.
Bus KSPN Jogja 2026 hadir dengan tarif mulai Rp12.000. Cek jadwal dan rute ke Pantai Drini, Parangtritis, dan Obelix.