Sertifikasi Halal UMKM Bantul Baru 20 Persen, Pangan Jadi Prioritas
Pemkab Bantul mempercepat sertifikasi halal UMKM. Baru sekitar 20 persen produk bersertifikat, dengan sektor pangan menjadi prioritas.
Peresmian jogging track Paseban yang dihadiri oleh sejumlah OPD Bantul. Dok Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul terus memperluas penyediaan ruang publik yang mendukung gaya hidup sehat masyarakat. Terbaru, Pemkab Bantul meresmikan Jogging Track Paseban yang berada di kawasan Lapangan Paseban, Minggu (5/7/2026).
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Fasilitas baru tersebut tidak hanya difungsikan sebagai lintasan olahraga, tetapi juga diproyeksikan menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berinteraksi dan beraktivitas bersama.
Pembukaan Jogging Track Paseban menjadi bagian dari program jangka panjang Pemkab Bantul untuk menghadirkan fasilitas serupa di seluruh wilayah. Pemerintah daerah menargetkan setiap kapanewon memiliki lintasan jogging yang mudah diakses warga.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan pembangunan fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan ruang publik yang sehat dan nyaman.
Menurutnya, keberadaan jogging track dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif berolahraga sekaligus memperkuat interaksi sosial di lingkungan sekitar.
“Pembangunan Jogging Track Paseban merupakan salah satu wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul dalam menghadirkan ruang publik yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Halim saat peresmian.
Ia menjelaskan program pembangunan lintasan lari akan diperluas secara bertahap hingga mencakup seluruh 17 kapanewon di Kabupaten Bantul.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap sarana olahraga yang aman dan mudah dijangkau tanpa harus bepergian jauh ke pusat kota.
Menurut Halim, tersedianya fasilitas olahraga yang dekat dengan lingkungan tempat tinggal dapat mendorong peningkatan aktivitas fisik masyarakat. Dampaknya tidak hanya berkontribusi terhadap kesehatan, tetapi juga membantu menekan risiko berbagai penyakit tidak menular.
Selain manfaat kesehatan, ruang publik yang aktif juga diyakini mampu menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di sekitarnya.
“Pembangunan fasilitas ini menjadi bagian dari program Pemerintah Kabupaten Bantul untuk menghadirkan lintasan jogging di seluruh 17 kapanewon, sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap sarana olahraga yang aman, nyaman, dan mudah dijangkau,” ujarnya.
Salah satu keunggulan Jogging Track Paseban terletak pada konsep pembangunan yang mengedepankan aspek lingkungan. Lintasan tersebut menggunakan material beton porous atau porous concrete sebagai permukaan utama.
Material ini memiliki pori-pori yang memungkinkan air hujan meresap langsung ke dalam tanah. Berbeda dengan beton konvensional yang cenderung menahan air di permukaan, beton porous mampu mengurangi genangan dan mempercepat proses pengeringan lintasan setelah hujan.
Teknologi tersebut dinilai sejalan dengan upaya konservasi lingkungan yang sedang dikembangkan Pemkab Bantul. Selain membantu menjaga cadangan air tanah, penggunaan beton porous juga dapat mengurangi limpasan air permukaan yang berpotensi memicu erosi maupun genangan.
“Dengan teknologi ini, Jogging Track Paseban tidak hanya menjadi fasilitas olahraga, tetapi juga menjadi contoh penerapan infrastruktur hijau yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan,” kata Halim.
Pemkab Bantul berharap kawasan tersebut dapat berkembang menjadi ruang bersama yang dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat.
Selain untuk berolahraga, area jogging track diharapkan menjadi tempat berkumpul, bersosialisasi, serta memperkuat kebersamaan antarwarga.
“Semoga kehadiran Jogging Track Paseban dapat menjadi ruang bersama yang mendorong masyarakat untuk semakin aktif berolahraga, mempererat interaksi sosial, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Agar fungsi fasilitas tetap terjaga, pemerintah daerah juga menetapkan sejumlah aturan penggunaan. Pengunjung dilarang berjualan di area lintasan, membuang sampah sembarangan, menggunakan jogging track sebagai arena bermain kendaraan mainan maupun sepeda, serta melakukan tindakan yang dapat merusak fasilitas publik.
Pemkab Bantul mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat Jogging Track Paseban sebagai aset bersama yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan warga dan kualitas lingkungan perkotaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul mempercepat sertifikasi halal UMKM. Baru sekitar 20 persen produk bersertifikat, dengan sektor pangan menjadi prioritas.
Sebanyak 12 objek bersejarah di Gunungkidul direkomendasikan menjadi cagar budaya baru, mulai dari Gua Jepang, GKJ Wonosari hingga koleksi Wayang Menak.
Ford, Klarna, Salesforce, dan IBM mulai merekrut kembali karyawan setelah menyadari AI belum mampu sepenuhnya menggantikan peran manusia.
Ratusan ribu warga memadati Teheran dalam pemakaman Ali Khamenei. Momen ini menjadi awal era baru politik Iran pascaperang dan pergantian kepemimpinan.
Belum lolos SNBP dan SNBT 2026? Sembilan PTN masih membuka jalur mandiri hingga akhir Juli dengan berbagai skema seleksi.
Jadwal 16 besar Piala Dunia 2026 malam ini: Brasil vs Norwegia 03.00 WIB, Meksiko vs Inggris 07.00 WIB. Duel seru perebutan tiket perempat fina