Festival Layang-Layang Forda DIY 2026 Siap Meriahkan Imogiri
Festival Layang-Layang Forda DIY 2026 di Imogiri siap meriahkan Bantul dengan tiga kategori lomba dan peserta dari berbagai daerah di DIY.
Jogging track Paseban yang ditargetkan bisa digunakan pada Juli 2026. /Harian Jogja-Kiki Luqman.
Harianjogja.com, BANTUL— Pembangunan jogging track Lapangan Paseban di Kabupaten Bantul segera memasuki tahap akhir. Proyek yang disiapkan sebagai fasilitas olahraga sekaligus ruang publik baru itu kini telah mencapai progres sekitar 90 persen dan ditargetkan selesai pada akhir Juni 2026 sebelum dimanfaatkan masyarakat.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian tahap akhir berupa perapian konstruksi. Setelah seluruh pekerjaan rampung, Pemerintah Kabupaten Bantul akan melanjutkan dengan sosialisasi kepada masyarakat mengenai tata cara penggunaan fasilitas tersebut agar tetap terawat dan berfungsi sesuai peruntukannya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi, mengatakan pembangunan jogging track Lapangan Paseban tinggal menyisakan pekerjaan penyempurnaan sebelum dinyatakan selesai sepenuhnya.
"Pembangunan jogging track Lapangan Paseban mencapai progres pekerjaan 90 persen dan masih perlu finishing di pekerjaan perapian," kata Bambang, Senin (29/6).
Menurutnya, tim pelaksana terus mempercepat proses penyelesaian agar proyek dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
"Penyelesaian pekerjaan terus dikebut, sehingga akhir Juni besok sudah seratus persen," ujarnya.
Meski pembangunan fisik hampir selesai, pemerintah belum akan langsung membuka jogging track Lapangan Paseban untuk umum. DLH Bantul terlebih dahulu akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan lintasan lari tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga fasilitas publik agar tetap nyaman dan berumur panjang.
Selain memberikan pemahaman mengenai tata tertib penggunaan lintasan, sosialisasi juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut merawat fasilitas yang telah dibangun sehingga fungsi jogging track sebagai sarana olahraga dapat terus terjaga.
Pembangunan jogging track Lapangan Paseban merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bantul meningkatkan kualitas ruang publik yang lebih representatif. Selama ini, kawasan Lapangan Paseban telah menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat untuk berolahraga maupun beraktivitas pada pagi dan sore hari.
Keberadaan lintasan lari yang lebih memadai diharapkan memberikan pilihan fasilitas olahraga yang lebih aman, nyaman, dan mendukung masyarakat menerapkan gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik secara rutin.
Bambang menegaskan pembangunan fasilitas tersebut tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana olahraga, tetapi juga diarahkan untuk menghidupkan kawasan Lapangan Paseban sebagai ruang publik yang memiliki manfaat lebih luas bagi masyarakat.
"Selain itu, kehadiran jogging track diharapkan dapat menjadi sarana rekreasi serta memberikan nilai tambah ekonomi kesejahteraan bagi masyarakat Bantul," jelasnya.
Harapan tersebut sejalan dengan potensi meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan Lapangan Paseban setelah jogging track mulai beroperasi. Bertambahnya jumlah pengunjung diperkirakan akan ikut mendorong perputaran ekonomi di sekitar lokasi, termasuk bagi pelaku usaha kecil, pedagang makanan dan minuman, hingga berbagai jasa pendukung yang melayani kebutuhan masyarakat di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival Layang-Layang Forda DIY 2026 di Imogiri siap meriahkan Bantul dengan tiga kategori lomba dan peserta dari berbagai daerah di DIY.
Ai Ogura menang di MotoGP Belanda 2026 Assen dan masuk persaingan gelar dunia MotoGP musim ini.
Tulus merilis single Teh Hijau yang langsung disambut antusias penggemar dan mendapat pujian dari Fiersa Besari.
Analisis mengungkap tiga penyebab utama Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026, mulai dari taktik Julian Nagelsmann hingga hilangnya identitas permainan.
KA Bandara YIA berbasis PSO melayani sekitar 140.000 penumpang melalui Stasiun Wates selama semester I 2026, memperkuat konektivitas DIY.
Pemkot Magelang menyalurkan bantuan pangan kepada 201 balita stunting sekaligus mencanangkan Gerakan Stop Boros Pangan.