Gegara Standar Medsos, Anak Muda Bantul Pilih Menunda Pernikahan
Pernikahan di Bantul menurun. Standar media sosial, karier, pendidikan, dan ekonomi membuat anak muda memilih menunda pernikahan.
Delman wisata tengah menunggu wisatawan di Pantai Parangtritis, Rabu (25/2/2026). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL — Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Bantul memprediksi puncak kunjungan wisata selama libur sekolah 2026 akan terjadi pada akhir Juni hingga pekan pertama Juli. Momentum ini dinilai menjadi waktu ideal bagi keluarga untuk berlibur setelah menyelesaikan berbagai kebutuhan pendidikan anak.
Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinpar Bantul, Markus Purnomo Adi, menjelaskan bahwa pola kunjungan wisata saat libur sekolah tidak langsung meningkat di awal masa liburan. Hal ini dipengaruhi oleh prioritas masyarakat yang masih fokus pada kebutuhan sekolah.
“Libur sekolah saya perkirakan puncaknya di akhir Juni sampai awal Juli, terutama minggu pertama Juli. Di awal liburan biasanya orang tua masih sibuk mencari sekolah, daftar ulang, atau memenuhi kebutuhan sekolah seperti seragam, sepatu, dan tas, jadi uang mereka fokus ke situ dulu,” ujarnya, Selasa (30/6).
Setelah kebutuhan pendidikan terpenuhi, masyarakat umumnya mulai memanfaatkan waktu luang untuk berwisata bersama keluarga. Namun, tren tersebut biasanya kembali melandai pada akhir masa libur karena orang tua mulai bersiap menghadapi tahun ajaran baru.
Meski optimistis kunjungan akan meningkat pada awal Juli, Dinpar Bantul mencatat adanya penurunan tren dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kondisi ekonomi serta prioritas pengeluaran masyarakat menjadi faktor utama yang memengaruhi.
“Kalau dibandingkan tahun lalu memang ada penurunan sekitar 20 sampai 25 persen, mengacu pada tren libur Lebaran kemarin. Selain kondisi ekonomi, orang tua juga lebih memprioritaskan biaya pendidikan anak,” kata Markus.
Selain itu, munculnya destinasi wisata baru di wilayah sekitar, terutama di Gunungkidul, turut memengaruhi pilihan wisatawan. Destinasi baru yang menawarkan daya tarik visual dinilai mampu mengalihkan minat kunjungan.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Bantul masih mempertahankan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata sebesar Rp29 miliar pada 2026.
“Sampai saat ini belum ada perubahan target, tetap Rp29 miliar,” tegasnya.
Di sisi lain, Polres Bantul memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode libur sekolah. Jalur strategis di Jalan Jogja–Wonosari, tepatnya di simpang tiga Piyungan, kini kembali dibuka normal.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa pembukaan seluruh lajur dilakukan sementara mulai 30 Juni hingga 15 Juli 2026 untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
“Alasan kembali dibuka secara normal adalah menimbang saat ini sedang musim libur anak sekolah supaya tidak terjadi kemacetan,” jelasnya.
Setelah 15 Juli, proyek perbaikan jalan akan kembali dilanjutkan dengan pembangunan di sisi utara. Masyarakat diimbau tetap memperhatikan rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pernikahan di Bantul menurun. Standar media sosial, karier, pendidikan, dan ekonomi membuat anak muda memilih menunda pernikahan.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.