BGN Tegas! SPPG Tanpa Sertifikat Higiene Terancam Disetop
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Ilustrasi-Suasa operasi pasar murah di Kantor Kapanewon Temon yang diselenggarakanDisdagin Kulonprogo pada Sabtu (23/3 - 2024).
Harianjogja.com, KULONPROGO— Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY menggelar pasar murah di halaman Balai Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan Kabupaten Kulonprogo, untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok di pasar.
Fungsional Pengawas Perdagangan Disperindag DIY Sabar Santoso di Kulon Progo, Senin, mengatakan Pasar Murah di Banyuroto merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan harga bahan pokok di pasaran.
"Seluruh bahan pokok bisa dibeli dengan selisih sekitar Rp1.500 hingga Rp2.000 lebih murah dari harga pasaran," kata Sabar.
Ia mengatakan kegiatan pasar murah ink melibatkan tujuh distributor yang menyediakan berbagai bahan pangan mencapai 10 ton. Bahan pangannya meliputi beras, telur, gula pasir, minyak goreng, hingga tepung terigu.
"Kami berharap lewat pasar murah ini, kebutuhan pokok masyarakat tetap bisa terpenuhi dengan harga terjangkau dan barangnya tetap tersedia," katanya.
Sabar juga mengatakan pasar murah di Banyuroto bahkan turut menyediakan ikan segar yang sudah dikonsumsi dan dikemas per porsi. Ikan tersebut disediakan oleh salah satu UMKM yang terlibat dalam kegiatan.
BACA JUGA: Perbaikan Jalan Rusak di Kulonprogo Mulai Dikerjakan, Total Anggaran Rp16 Miliar
"Kebetulan peminat dari ikan segarnya cukup banyak. Penjualan ikan ini untuk mendukung program pencegahan stunting lewat tersedianya bahan segar seperti ikan," katanya.
Lebih lanjut, Sabar mengatakan Disperindag DIY menyiapkan sebanyak 32 kegiatan pasar murah selama 2024 ini, salah satunya di Banyuroto untuk Bulan Mei.
"Kami berharap dapat menjaga daya beli masyarakat dan menstabilkan harga kebutuhan pokok di pasar," katanya.
Salah satu pembeli asal Padukuhan Sambiroto, Banyuroto, Rismiyati mengatakan dirinya memborong sejumlah kemasan ikan segar berbumbu yang tersedia di pasar murah.
Harga ikan lebih murah dari pasaran. Selain itu, ikan tersebut sudah diberi bumbu sehingga ia tinggal memasaknya saja.
"Bisa saya simpan di freezer juga untuk stok, jadi kalau ingin makan tinggal dimasak saja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.