Sinopsis Film Gak Ada Matinya, Ketika Kematian Ayah Justru Dianggap Jalan Keluar
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Paguyuban Dukuh (Pandu) Bantul meminta kepada para anggotanya untuk netral pada Pilkada Bantul 2024. Bahkan, untuk memastikan netralitas pada Pilkada mendatang, Pandu telah meminta kepada anggotanya untuk menjadi KPPS pada Pilkada, 27 November mendatang.
"Kita dorong mereka jadi KPPS [Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara]. Jangan bermain ke komunitas ini, ke komunitas itu. Jangan juga bermain ke partai ini dan partai itu. Ini sebagai bentuk upaya kami agar anggota ini netral pada Pilkada mendatang," kata Ketua Pandu Bantul, Sulistya Admojo, Rabu (8/5/2024).
BACA JUGA : 54 Orang Mendaftar Sebagai Panwascam Pada Pilkada Bantul 2024
Meski demikian, diakui oleh Sulis, saat ini santer di lapangan, jika duet Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo yang saat ini memimpin di kabupaten Bantul dinilai layak untuk kembali maju pada Pilkada 2024. Meski demikian, Sulis kembali mengingatkan jika Pandu dan anggotanya harus netral pada Pilkada 2024.
"Kami dengar di kawan-kawan dilapangan itu berdua masih layak berdampingan. Soal pengusung biar mereka [Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo] yang melangkah. Tapi, kami tegaskan kepada anggota kami agar netral pada Pilkada kali ini," ucap Sulis.
Menurut Sulis, saat ini ada sudah ada paguyuban dukuh di masing-masing kapanewon dan kalurahan. Sejauh ini Pandu pun terus mengintensifkan komunikasi dengan paguyuban dukuh di tingkat kapanewon dan kalurahan terkait dengan netralitas di Pilkada 2024. "Pada dasarnya kapanewon tidak bisa atasi, kami yang turun langsung," terang Sulis.
BACA JUGA : Bakal Ramaikan Pilkada, Simak Geliat Para Bakal Calon Kepala Daerah Bantul
Sebelumnya permintaan agar netral juga diungkapkan oleh DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Bantul. Ketua Apdesi Bantul Mahardi Badrun mengaku telah mengingatkan kepada anggotanya untuk netral pada Pilkada Bantul 2024. Sebab, Apdesi tidak ingin terlibat dalam lingkaran politik praktis pada Pilkada 2024 mendatang. "Karena kami memang tidak berpolitik praktis dan netral di Pilkada mendatang," kata Badrun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.