Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Foto ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca di hampir semua wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat (10/5/2024) ini cerah berawan sepanjang hari.
Dari laporan prakiraan cuaca BMKG, cerah berawan pada pagi hingga sore hari di semua wilayah baik Bantul, Sleman, Kota Jogja, Kulonprogo, dan Gunungkidul.
Sementara pada malam hari kondisi cuaca berawan seluruh wilayah DIY
Suhu rata-rata udara di DIY berkisar antara 22 hingga 34 derajat celcius sementara tingkat kelembaban udara berkisar 55-95 hingga 60-95.
BACA JUGA: Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Bantul Masih Diberlakukan
Berikut ini prakiraan cuaca DIY pada Jumat 10 Mei 2024 ini dikutip dari laman bmkg.go.id:
Pagi: cerah berawan
Siang: cerah berawan
Malam: cerah berawan
Siang: cerah berawan
Siang: cerah berawan
Malam: berawan
Siang: cerah berawan
Siang: cerah berawan
Malam: berawan
Siang: cerah berawan
Siang: cerah berawan
Malam: cerah berawan
Siang: cerah berawan
Siang:cerah berawan
Malam: berawan
Itulah prakiraan cuaca DIY pada hari ini, Selasa 10 Mei 2024
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Kucing dapat menjadi teman untuk mengurangi stres. Fifi dan Mikael berbagi cerita tentang kucing sebagai coping mechanism.
Ledakan kembali terjadi pada kapal tanker minyak di Selat Hormuz. Insiden kedua dalam sehari ini dilaporkan media Iran.
Pesawat pengintai AS Artamies II berputar sekitar delapan jam di Laut Hitam sebelum kembali dan mendarat di Rumania.
AS mengerahkan sekitar 9.000 personel tambahan ke Timur Tengah dan berpotensi menempatkan tiga kapal induk di kawasan tersebut.
Sleman memborong dua juara pertama Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 lewat KWT Teratai Mekar dan Kelompok Tani Manunggal Makmur.