Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
National Paralympic Committee (NPC) Kulonprogo ambil bagian dalam karnaval wisata bertajuk Pesona Mahardika pada Sabtu (19/8/2023)/ Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah atlet difabel dari Kulonprogo turut berprestasi dalam berbagai kejuaraan nasional dan internasional. Salah satunya adalah Qonitah Ikhtiar Syakuroh yang merupakan atlet bulu tangkis dan akan mewakili Indonesia dalam Paralimpiade di Paris, Prancis tahun ini.
Selain Paralimpiade, terdapat juga 13 atlet difabel dari Kulonprogo yang akan berlaga mewakili DIY untuk pekan paralimpik nasional (Peparnas) 2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Kejuaraan ini setara pekan olahraga nasional (PON) tapi untuk kelompok difabel pada Oktober nanti.
BACA JUGA: 5 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di Dunia, CR7 Masih Rajanya, Bergaji Rp4,15 Triliun
Semua atlet difabel Kulonprogo ini dalam asuhan National Paralympic Comitte (NPC) Kulonprogo dimana sudah mengadakan audiensi dengan Pemkab Kulonprogo pada Jumat (17/5/2024) kemarin. Penjabat Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti Indrayanti menerima langsung perwakilan tersebut.
Ni Made menyebut para atlet difabel ini sangat membanggakan Bumi Binangun. “Ada 13 atlet Kulonprogo yang akan berlaga di ajang nasional, merupakan suatu kebanggaan yang luar biasa, apalagi ada yang ikut kejuaraan internasional," tuturnya.
Prestasi-prestasi atlite difabel asal Bumi Binangun yang membanggkan itu, jelas Ni Made, mendapat dukungan Pemkab Kulonprogo berupa anggaran untuk NPC Kulonprogo. "Selai itu dukungan juga disesuaikan dengan kebutuhan, agar prestasi dapat terus ditingkatkan," katanya.
Semangat atlet difabel Kulonprogo itu, menurut Ni Made, mesti jadi inspirasi bersama. Supaya jadi penyemangat agar terus membanggakan Bumi Binangun.
Sementara itu Ketua NPC Kulonprogo, Widi Nuryanto mengapresiasi dukungan Pemkab terhadap para atlet difabel yang berprestasi itu. “Dukungan Pemkab Kulon Progo sangat luar biasa. Saat ini sudah ada anggaran untuk NPC Kulonprogo, ini penyemangat kami untuk terus mengembangkan organisasi agar terus melahirkan atlet berprestasi," jelasnya.
Widi menyebut prestasi tertinggi atletnya dipegang oleh Qonitah Ikhtiar Syakuroh yang merupakan peringkat pertama dunia atlet difabel untuk bulutangkis. "Target di Perancis, Qonitah mempertahankan juaranya dan memperoleh yang terbaik dengan meraih emas untuk Indonesia”, pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.