Di Balik Kantong Darah untuk Pasien, Ada Peran Teknisi Pelayanan Darah
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
Suasana kegiatan bedah buku berjudul Cinta Dua Cahaya yang digelar di Aula Kantor Kepanewon Berbah, Senin (20/5/2024)./David Kurniawan
SLEMAN—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Cinta Dua Cahaya di Aula Kapanewon Berbah, Senin (20/5/2024). Diharapkan program ini bisa meningkatkan minat baca di masyarakat.
Anggota DPRD DIY, Sofyan Setyo Darmawan mengatakan program bedah buku menyasar di seluruh wilayah DIY. Adapun tema yang diberikan bervariasi disesuaikan dengan kondisi terkini, sehingga masyarakat dapat menambah wawasan dan pengetahuan. “Program ini menjadi bagian untuk meningkatkan budaya membaca masyarakat di wilayah DIY,” kata Sofyan kepada wartawan, Senin.
Menurut dia, tema yang dipilih berkaitan dengan pembinaan dan penguatan keluarga yang harmonis, yakni buku berjudul Cinta Dua Cahaya. Diharapkan peserta yang hadir mendapatkan nilai manfaat dari kegiatan ini, terutama dalam upaya membentuk ketahanan keluarga yang jauh dari berbagai permasalahan.
“Buku ini bisa memberikan inspirasi dalam membentuk bahtera keluarga yang harmonis. Ini bisa dipelajari oleh peserta yang hadir dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sekretaris DPAD DIY, Martono Heri Prasetyo, mengatakan acara bedah buku terselenggara berkat kerja sama DPAD dengan DPRD DIY dan digelar di seluruh kabupaten dan kota di DIY. Tujuan utama kegiatan untuk meningkatkan minat baca di masyarakat.
“Dari sisi minat baca, warga di DIY merupakan yang tertinggi di Indonesia, tetapi masih butuh ditingkatkan lagi,” katanya.
Dijelaskan Martono, manfaat membaca buku tidak hanya untuk peningkatan program literasi, namun juga dapat menambah pengetahuan dan wawasan. Oleh karena itu, ia meminta kepada warga agar tidak membaca WhatsApp atau media sosial lainnya, tetapi gerakan membaca buku juga butuh ditingkatkan.
“Dari buku yang dibaca, kita juga bisa mendapatkan Inspirasi. Contohnya bedah buku berjudul Cinta Dua Cahaya diajarkan tentang upaya membina hubungan keluarga yang baik,” katanya.
BACA JUGA: Bedah Buku Bertema Religi, Ajak Masyarakat Lebih Dekat dengan Tuhan
Menurut dia, upaya peningkatan minat baca tidak hanya melalui program bedah buku. Pasalnya, di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY memiliki banyak program yang ada di Kantor di Jalan Raya Janti di Kalurahan Wonocatur, Banguntapan.
“Di sana [Kantor DPAD DIY] bisa membaca atau meminjam buku. Selain itu, ada diorama tentang sejarah DIY serta ada ruang bercerita hingga bioskop enam dimensi yang bisa diakses pengunjung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.