Jelang Pilur Bantul, Warga Diingatkan Tak Mudah Percaya Hoaks di Media Sosial
Jelang pencoblosan Pilur Bantul 4 Oktober 2026, warga diminta cermat menyaring informasi media sosial dan tidak mudah percaya hoaks.
Sejumlah pemain PSIM menjalani latihan persiapan menjelang menghadapi PSMS Medan, Selasa (30/1/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Manajemen PSIM Jogja akhirnya menjatuhkan pilihan pada Erwan Hendarwanto dan Didik Wisnu untuk melengkapi staf kepelatihan Laskar Mataram menyambut gelaran Liga 2 musim depan. Coach Erwan dan Didik nantinya akan membantu Pelatih Kepala PSIM Seto Nurdiyantoro mengemas skuad yang lebih mumpuni.
Manajer Tim PSIM Jogja Razzi Taruna mengatakan, Erwan ditunjuk untuk mengisi posisi Asisten Pelatih sementara Didik akan menjabat sebagai Pelatih Kiper. Keputusan untuk mengikutsertakan kembali Erwan dan Didik ke tim pelatih PSIM Jogja diambil berdasarkan penilaian dan pengalaman mereka yang sudah terbukti.
BACA JUGA: Beda Respons MUI dan Kemenag soal Haram Ucapan Salam Agama Lain
“Coach Erwan dan Didik sebelumnya pernah bekerja sama dengan Coach Seto. Selain itu, kedua orang ini merupakan pilihan langsung dari Coach Seto. Artinya Coach Seto nyaman, sudah tahu satu sama lain maunya apa. Karena itu manajemen memilih mereka berdua,” jelas Razzi, Minggu (2/6/2024).
Diketahui, sosok Erwan Hendarwanto dan Didik Wisnu memang cukup akrab di telinga fans Laskar Mataram. Keduanya punya sejarah panjang dengan klub kebanggaan warga Jogja ini. Terakhir kali Erwan pernah dipercaya menakhodai Laskar Mataram menggantikan Imran Nahumarury. Sedangkan Didik membina penjaga gawang PSIM Jogja di musim 2021.
“Untuk Coach Erwan, saya pribadi melihatnya memang tokoh lokal Jogja dan sudah tahu budaya PSIM. Secara taktikal dan game plan dia juga cukup matang dan bisa dikatakan sangat baik. Bisa membantu Coach Seto untuk meramu musim depan untuk mencapai target tim,” ungkap Razzi.
Sementara Coach Didik juga dikenal punya reputasi yang cukup cemerlang. Pengalamannya yang beberapa kali menangani skuad Laskar Mataram tidak bisa dianggap remeh.“Coach Didik ini saya kenal punya pendekatan yang optimal dengan para pemain. Kalau nyaman sewaktu latihan pasti hasilnya di lapangan juga baik,” jelas Razzi.
BACA JUGA: Dipicu Tugas Sekolah, Remaja di Batu Tewas Dikeroyok Lima Temannya
Kembalinya Coach Erwan dan Didik diharapkan dapat memberikan angin segar bagi PSIM Jogja dalam persiapan menghadapi kompetisi musim depan. Kehadiran mereka diyakini mampu mengembalikan kekuatan dan performa terbaik tim.
"Penunjukkan Coach Erwan dan Didik sebenarnya murni pilihan dan permintaan Coach Seto karena sudah merasa saling cocok, sehingga sudah saling mengerti baik secara pribadi maupun profesional, harapannya itu bisa membantu tim ke depan,” pungkas Razzi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang pencoblosan Pilur Bantul 4 Oktober 2026, warga diminta cermat menyaring informasi media sosial dan tidak mudah percaya hoaks.
Enam pebalap binaan Astra Honda siap berlaga di IM4AC 2026 seri Mandalika pada 9–11 Oktober. Mereka membidik podium di hadapan publik Indonesia.
Produksi kendaraan China mencapai 34,53 juta unit pada 2025, sekitar 30 kali Indonesia. Simak posisi Indonesia dan ekspor EV China.
Cara menggabungkan file PDF jadi satu dengan iLovePDF, Canva, atau aplikasi di HP. Simak langkah lengkap dan tips keamanannya.
Cek informasi BSU 2026 senilai Rp900.000 lewat JMO dan situs resmi. Ketahui cara mengecek status serta syarat yang masih menunggu aturan final.
Aleksander Ceferin kembali mencalonkan diri sebagai Presiden UEFA setelah mendapat dukungan 55 asosiasi anggota. Pemilihan digelar April 2027.