Puluhan Tahun Tak Direnovasi, Masjid Hidayatul Muttaqin Akhirnya Diperbaiki

Media Digital
Media Digital Minggu, 09 Juni 2024 18:57 WIB
Puluhan Tahun Tak Direnovasi, Masjid Hidayatul Muttaqin Akhirnya Diperbaiki

Peresmian Masjid Hidayatul Muttaqin di Karanggawang, Mororejo, Tempel, Sleman, Sabtu (8/6/2024). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

SLEMAN—Tak selalu menyasar pembangunan infrastruktur yang menopang mobilitas warga, Bantuan Keuangan Khusus (BKK) juga dapat menyasar pembangunan tempat ibadah. Di Karanggawang, Mororejo, Tempel, masjid warga yang puluhan tahun tak direnovasi kini direhab lewat anggaran BKK.

BKK di Masjid Hidayatul Muttaqin diakses melalui Program Aspirasi pada 2023 oleh Ketua DPRD Sleman, Haris Sugiharta. Atap masjid yang lama tak diperbaiki menjadi salah satu aspek perbaikan dalam program ini. Total anggaran yang dikucurkan melalui alokasi BKK mencapai angka Rp110 juta.

“Masyarakat Karanggawang mempunyai cita-cita punya masjid yang representatif, yang layak, ini sejak tahun 1992. Baru dua tahun belakangan ini kami bisa berkomunikasi dengan kalurahan dan padukuhan. Kemudian regulasinya memungkinkan, apalagi ini tanah wakaf, lalu kami bantu melalui BKK," kata Ketua DPRD Sleman, Haris Sugiharta, Sabtu (8/6/2024) malam.

Haris menambahkan renovasi Masjid Hidayatul Muttaqin perlu dilakukan mengingat masjid juga menjadi tempat sarana belajar warga beragam usia, khususnya anak-anak.

"Ini sebagai sarana tempat ibadah, di samping itu juga sebagai sarana belajar bagi warga masyarakat untuk  bergotong royong," katanya.

BACA JUGA: Jelang Laga Penting Indonesia Vs Filipina, Garuda Disebut Jadi Kekuatan Baru Sepak Bola Asia

Meskipun anggaran yang ada belum mencakup seluruh perbaikan masjid, perbaikan saat ini membuat masjid sudah layak untuk dipakai. "Sebagai sarana dan prasarana belajar mengajar yang tepat," ujarnya.

Di sisi lain, bantuan yang dikucurkan kali ini juga menjadi pemantik agar warga menyampaikan aspirasi kepada wakilnya.

"Saya kira ini sudah tugas dan fungsi seorang anggota DPRD, ketika regulasinya memungkinkan dan kebetulan prasyaratnya lengkap, kami perjuangkan BKK untuk merenovasi tempat ibadah," ucap dia.

Lurah Mororejo, Jaka Ristanta, bersyukur atas renovasi Masjid Hidayatul Muttaqin. Menurut dia, dahulu masjid tersebut jauh dari layak.

“Apa yang menjadi aspirasi warga kami akhirnya terwujud. Masjid ini sudah boleh dikatakan layak," katanya. (***)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online