Petugas BPBD Bantul Evakuasi Pohon Tumbang yang Menimpa Kios Duplikat Kunci

Jumali
Jumali Senin, 10 Juni 2024 12:47 WIB
Petugas BPBD Bantul Evakuasi Pohon Tumbang yang Menimpa Kios Duplikat Kunci

Petugas dari BPBD Bantul mengevakuasi sebuah pohon yang tumbang dan mengenai sebuah kios di Bantul Karang, Bantul, Senin (10/6/2024) siang/ BPBD Bantul

Hariajogja.com, BANTUL— Petugas dari BPBD Bantul mengevakuasi sebuah pohon yang tumbang dan mengenai sebuah kios di Bantul Karang, Bantul, Senin (10/6/2024) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pohon tumbang.

Sekretaris BPBD Bantul Ribut Bimo Haryo Tejo mengungkapkan, awalnya awalnya, pedagang angkringan yang sedang melayani pembeli tiba-tiba melihat pohon kranji menimpa kios duplikat kunci.

Kemudian pedagang angkirngan tersebut memberi tahu kepada pemilik kios kunci jika kiosnya tertimpa pohon asam kranji,dan juga melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Bantul

"Laporan masuk ke kami sekitar pukul 11.30 WIB. Ada sebanyak 5 petugas BPBD kami turunkan untuk melakukan evakuasi," katanya.

Akibat kejadian tersebut, Ribut mengatakan, jaringan telkom mengalami putus. Dan, saat ini pohon yang tumbang tersebut berhasil ditangani dan dievakuasi.

"Diduga pohon yang tumbang itu karena akarnya mengalami pelapukan," imbuh Ribut.

BACA JUGA: Hujan Deras Sabtu Petang di DIY, Pohon Tumbang dan Rumah Rusak di 31 Titik

Atas kejadian tersebut, Ribut berharap agar masyarakat bisa melakukan upaya mandiri dengan memotong pohon yang disinyalir mengalami pelapukan akar. Begitu juga dengan pohon yang memiliki ranting besar dan berpotensi rubuh, bisa dilakukan pemotongan.

"Jika kesulitan, bisa berkoordinasi dengan kami untuk evakuasi dan pemotongan pohon," ungkapnya.

Sementara berdasarkan data di BPBD Bantul, pada Juni 2024, baru ada satu kejadian pohon tumbang. Sedangkan pada Mei 2024 ada 1 kejadian pohon tumbang yabg ditangani oleh petugas BPBD Bantul.

"Lainnya pada Mei 2024, yang kami tangani adalah kejadian gelombang pasang yang menimpa 2 rumah, dan kebakaran di 13 lokasi. Untuk estimasi kerugian di Mei 2024 ada Rp128,5 juta," ucap Ribut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online