APK Calon Lurah PAW Bermunculan, Satpol PP Sleman Tak Berwenang Mengawasi
APK calon lurah PAW ditemukan di sejumlah titik Sleman. Satpol PP menyebut pengawasannya tidak mencakup pelaksanaan Pilur PAW.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta - ist/Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengaku masih menunggu kepastian partai politik (parpol) pengusung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
“Kalau partai menunjuk atau mengajak saya, insyallah saya jalan [maju Pilkada]. Kalau tidak, ya sudah,” kata Sunaryanta ditemui di Kompleks Pemkab Gunungkidul, Rabu (12/6).
Sunaryanta mengaku telah menjalin komunikasi dengan semua rekan partai politik secara intensif. Namun, komunikasi ini sekadar menjalin hubungan untuk mempererat relasi dalam menjalankan pemerintahan.
Sebelumnya, Sekretaris DPD Golkar Gunungkidul, Singgih Murdianto mengatakan pihaknya besar kemungkinan mengusung Sunaryanta sebagai petahana. Hal ini mendasarkan pada hasil survei calon kepala daerah keluar yang menyatakan Bupati Gunungkidul Sunaryanta menempati urutas teratas survei.
Survei masih akan digelar dua kali. Dengan begitu, Sunaryanta masih belum mendapat kepastian perihal kendaraan politik menuju Pilkada 2024.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Gunungkidul, Sutiyo mengatakan PKB dan Golkar akan mengusung Sunaryanta meski belum ada kepastian dengan penandatanganan tertulis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APK calon lurah PAW ditemukan di sejumlah titik Sleman. Satpol PP menyebut pengawasannya tidak mencakup pelaksanaan Pilur PAW.
Suyudi Ario Seto mengusung doktrin Polisi Bersama Masyarakat dan memaparkan agenda 100 hari pertama dalam uji kelayakan calon Kapolri di DPR.
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.
Turis asing bisa mendapatkan tiket Shinkansen gratis ke Kagoshima. Simak syarat, cara klaim, negara peserta, dan periode promonya.
Klasemen Asian Games 2026 berubah setelah Nurisa Dian meraih emas. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.
Gejala influenza A meliputi demam, batuk, lelah, nyeri tubuh hingga sakit tenggorokan. Kenali tanda bahaya dan kapan perlu ke dokter.