DPRD Sleman Minta 114.000 UMKM Dipetakan Lebih Rinci
DPRD Sleman menilai pemetaan sekitar 114.000 UMKM belum optimal. Pemerintah diminta menyesuaikan pemberdayaan dengan persoalan tiap pelaku usaha.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ketua Bappilu DPC Gerindra Gunungkidul, Sumanto akhirnya maju sebagai calon wakil bupati untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gunungkidul 2024 mendampingi Sutrisna Wibawa.
Sumanto mengaku telah menjadi kadar Partai Gerindra sejak empat tahun lalu. Pada Pilkada Gunungkidul 2020, dia menjadi bagian tim pemenangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto.
“Awalnya memang saya membantu Pak Sutrisna sebagai penasihat. Itu ketika beliau nyalon [Pilkada] pertama kali. Ternyata, semakin lama ada kecocokan, maka saya ikut Pilkada ini. Saya daftar lewat Gerindra,” kata Sumanto dihubungi, Selasa (11/6/2024).
Sumanto mengaku berasal dari latar belakang profesi di bidang konstruksi. Sedangkan, latar belakang pendidikan dia yaitu Ekonomi di tingkat perguruan tinggi.
Pria asal Kalurahan Beji, Ngawen ini sudah sejak lima tahun lalu pulang-pergi dari Gunungkidul atas urusan pekerjaan dan bentuk kecintaannya untuk mengenal Gunungkidul lebih jauh. “Semampu saya membangun Gunungkidul. Saya berusaha membantu masyarakat. Sampai saat ini, [saya sudah membantu pengadaan] ambulans ada enam dan joglo balai dusun ada tujuh,” katanya.
BACA JUGA: Koalisi Pengusung Balon Bupati dan Wabup Gunungkidul Sutrisna Wibawa-Sumanto Dekati PKB dan Golkar
Kata Sumanto, pembangunan Gunungkidul dapat bersaing dengan Bali termasuk dari pembangunan pariwisata. “Tapi kenapa seperti ini terus?” ucapnya.
Dia juga menyoroti kayu jati gelondongan yang sering keluar ke luar Gunungkidul. Menurutnya, kayu itu dapat ditampung dan diolah menjadi barang setengah jadi baru dikirim berbagai daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman menilai pemetaan sekitar 114.000 UMKM belum optimal. Pemerintah diminta menyesuaikan pemberdayaan dengan persoalan tiap pelaku usaha.
Adhi Karya meminta maaf atas 2.400 unit LRT City yang belum diserahterimakan. Audit investigasi dan opsi refund disiapkan.
Digitalisasi pasar Bantul meluas. Hampir seluruh dari 10.370 pedagang di 33 pasar telah menggunakan QRIS sebagai alternatif pembayaran.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
BPOM menyebut sekitar 31 ribu sumber daya hayati Indonesia berpotensi menjadi produk kesehatan berbasis alam dan perlu hilirisasi riset.
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.