Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi sebagai Jurnalis Korban KM Arupadatu I
Jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Enggano belum teridentifikasi sebagai korban KM Arupadatu I. DNA masih didalami tim DVI.
Ilustrasi penyembelihan hewan kurban. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul mencatat sebanyak 14.139 hewan kurban dipotong pada Senin usai melaksanakan shalat Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah.
"Hewan kurban yang disembelih pada Iduladha 1445 Hijriah terdiri atas sapi sebanyak 4.240 ekor, kambing 4.081 ekor, dan domba 5.818 ekor," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul Joko Waluyo saat dihubungi di Bantul, Senin.
Menurut dia, data tersebut berdasarkan hasil pemantauan petugas kesehatan hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul hingga pukul 15.00 WIB, sehingga jumlahnya masih berkembang mengingat dimungkinkan ada yang memotong hewan kurban pada Selasa (18/6/2024).
"Sedangkan lokasi pemotongan hewan kurban ada di sebanyak 1.426 titik, baik di lingkungan masjid, mushalla dan lingkungan masyarakat," katanya.
Joko mengatakan, mayoritas warga Bantul yang merayakan Lebaran Haji 2024 tersebut melakukan pemotongan hewan kurban pada hari Senin (17/6), dikarenakan pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan Idul Adha 1445 Hijriah jatuh pada hari ini.
"Mayoritas, bahkan 95 persen memotong hewan yang pada hari ini, dan kelihatannya kami prediksi jumlahnya hewan kurban yang dipotong menurun dibandingkan dengan tahun kemarin," katanya.
BACA JUGA: Sapi Kurban Bantuan Sultan HB X Disalurkan ke Warga Dingkikan Sedayu Bantul
Dia menyebut, jumlah hewan kurban yang dipotong pada Lebaran Haji tahun lalu untuk sapi mencapai 7.000 ekor, sementara kambing dan domba mencapai 14 ribu ekor, dengan lokasi pemotongan sebanyak 2.200 titik.
"Tadi saya keliling ke beberapa lokasi pemotongan, ada beberapa daerah yang naik, tapi ada beberapa daerah menurun, tapi nanti secara kumulatif dibandingkan dengan tahun kemarin, banyak tahun lalu, faktornya karena untuk bayar sekolah, kebutuhan yang lain," katanya.
Sementara itu, ketua panitia pemotongan hewan kurban di perumahan Grojogan, Kelurahan Tamanan, Bantul, Sunu Raharja mengatakan, pada tahun tahun sebelumnya, warganya berkurban melalui masjid terdekat, namun pada Iduladha 1445, melakukan pemotongan di lingkungan perumahan.
"Tahun ini, kita mengadakan penyembelihan sendiri di komplek, kita libatkan seluruh warga perumahan untuk kerja bakti, gotong royong demi kebersamaan dan guyub rukun," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Enggano belum teridentifikasi sebagai korban KM Arupadatu I. DNA masih didalami tim DVI.
PSS, PSIM, empat kelompok suporter, dan Polda DIY menandatangani komitmen menjaga keamanan BRI Super League 2026/2027.
Pemerintah menarik dan mencabut izin 25 merek beras fortifikasi karena diduga tak sesuai kandungan dan mutu pada label.
BKSDA Yogyakarta mendalami kemunculan Monyet Ekor Panjang di Hargowilis. SM Sermo ditegaskan bukan habitat alami primata tersebut.
Polisi menangkap dua pelaku pencurian Rp14,5 juta dari laci SPBU Salaman, Magelang. Keduanya dibekuk enam hari setelah kejadian.
Akhir pekan menjadi waktu yang tepat untuk sejenak melepas penat, berkumpul bersama orang-orang terdekat, sekaligus menikmati hidangan yang menggugah selera.