Mitsubishi Torehkan Capaian Positif di GIIAS 2026
“Pencapaian 3.212 SPK pada ajang GIIAS 2026 yang melampaui target penjualan kami, serta kesuksesan Mitsubishi New Xforce dalam mencatatkan lebih dari 1.000,"
Peserta lomba (di atas panggung) tampil dalam lomba bertutur bagi siswa SD/MI di Ruang Werkudara, Gedung DPAD DIY, pada Rabu (26/6/2024)./Stefani Yulindriani
JOGJA—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar lomba bertutur bagi siswa SD/Madrasah Ibtidaiyah (MI) tingkat DIY 2024 di Ruang Werkudara, Gedung DPAD DIY, Rabu (26/6/2024).
Kepala DPAD DIY, Kurniawan menyampaikan penyelenggaraan lomba bertutur merupakan salah satu cara menumbuhkan budaya membaca pada anak-anak di Indonesia. "Lomba bertutur merupakan upaya untuk meningkatkan literasi sejak dini. Karena itu pesertanya siswa SD/MI," katanya saat ditemui di sela-sela acara.
Lomba ini dilaksanakan secara berjenjang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten/Kota se-DIY.
Kurniawan mengatakan aktivitas bertutur dapat meningkatkan budaya literasi sejak dini. Hal itu lantaran saat bertutur, anak harus memahami kisah yang akan ditampilkannya.
Selain itu, anak juga akan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Kemampuan tersebut akan bermanfaat dalam kehidupan anak kelak.
Kurniawan menilai di era digital anak-anak banyak menggunakan gadget sebagai media komunikasi. Perkembangan teknologi tersebut di satu sisi memberi manfaat bagi persebaran informasi, namun di sisi lain komunikasi secara langsung antarmanusia menjadi berkurang.
Padahal menurutnya anak perlu memiliki kemampuan komunikasi secara langsung. Komunikasi secara langsung membuat relasi sosial akan terjalin lebih baik. "Kegiatan mendongeng, bertutur perlu kami dukung karena melatih verbal anak," katanya.
Kemampuan bertutur akan meningkatkan kemampuan komunikasi anak-anak. Melalui aktivitas bertutur, ia berharap anak-anak memiliki media komunikasi yang mampu meningkatkan kemampuan bersosialisasinya.
Ia mengatakan kemampuan bertutur anak-anak di DIY tergolong unggul. Hal itu terlihat dari penampilan para peserta lomba bertutur dalam acara tersebut. Anak-anak DIY dinilai mampu memaparkan kisah lokal dengan gaya bertutur yang komunikatif serta kreatif.
Peserta lomba bertutur berpotensi menjadi agen perubahan literasi bagi lingkungan sekitarnya, sehingga terwujud generasi gemar membaca serta berperan dalam meningkatkan budaya literasi di Indonesia. Potensi tersebut dapat terus dikembangkan.
Dengan begitu, kisah dan budaya lokal dapat disampaikan ke berbagai kalangan. "Kami berharap mereka mampu menyampaikan substansi terkait budaya lokal ke anak yang lain, atau orang dewasa," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Pencapaian 3.212 SPK pada ajang GIIAS 2026 yang melampaui target penjualan kami, serta kesuksesan Mitsubishi New Xforce dalam mencatatkan lebih dari 1.000,"
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.