Dopamine 3.0 Resmi Hadir, Jadi Jailbreak Pertama yang Tembus iOS 26
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1
Foto ilustrasi sekolah - StockCake
Harianjogja.com, BANTUL—Sejumlah SMA Negeri di Kabupaten Bantul yang berbatasan langsung dengan Kota Jogja optimistis kuota jalur pretasi akan terpenuhi pada hari terakhir Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Atas (SMA) 2024, Kamis (27/6/2024).
Pasalnya, meski saat ini kuota jalur pretasi masih ada yang kosong, penutupan PPDB SMA baru akan dilakukan pada pukul 16.00 WIB.
"Jadi masih memungkinkan. Berkaca pada tahun lalu, kuota yang kami buka terpenuhi," kata Kepala SMAN1 Kasihan, Sarwono, Kamis (27/6/2024) siang.
Untuk PPDB SMA 2024, Sarwono mengaku pihaknya telah membuka kuota sebanyak 58 siswa jalur pretasi. Hingga, Kamis (27/6/2024) pukul 14.00 WIB, sudah ada 35 yang mengisi. Jika nantinya, ada sisa kuota untuk jalur pretasi akan langsung diisi siswa yang mendaftar lewat jalur zonasi.
"Untuk kuota total di tempat kami itu ada 288 siswa. kuota afirmasi 58 siswa semua sudah penuh, perpindahan tugas orang tua dari kuota 14 terisi 6 siswa, sedangkan untuk jalur radius dari kuota 14 terisi empat siswa. Sedangkan dari jalur reguler kuota 184 siswa semua telah terpenuhi," katanya.
Menurut Sarwono, sejauh ini pihaknya mencatat sudah ada sekitar 500 orang pendaftar yang bersaing untuk bisa masuk ke SMAN1 Kasihan. Rata-rata pendaftar adalah warga Kota Jogja dan sekitar Kapanewon Kasihan.
BACA JUGA: PPDB SMA, Ini Daftar Nilai Terendah dan Tertinggi di Jogja
Sebab, diakuinya, SMAN 1 Kasihan dilihat dari zonasi, bersaing dengan SMAN7 Jogja dan SMAN 1 Jogja untuk mendapatkan siswa pada PPDB SMA 2024.
"Untuk itu dalam dua tahun ini kami mencatat, 60 persen siswa yang masuk di tempat kami justru berasal dari Kota Jogja. Sisanya warga Kabupaten Bantul," ucapnya.
Optimisme juga diungkapkan oleh Kepala SMAN 1 Banguntapan Yati Utami Purwaningsih. Meski bersaing dengan SMA N 8 Yogyakarta dan SMAN 5 Yogyakarta yang berada dalam satu zona, namun Yati optimistis kuota untuk jalur prestasi bisa terpenuhi.
Pasalnya, hingga pukul 14.00 WIB, pihaknya mencatat sudah ada 49 siswa mendaftar dari kuota 50 siswa yang dibuka melalui jalur pretasi. Pada PPDB 2024 kali ini. "Karena ini kan pendaftaran sampai pukul 16.00 WIB. Maka kami optimistis bisa terpenuhi," ucap Yati.
Sementara dari segi zona radius, sampai saat ini Yati menyebut dari kuota 13 siswa, kini baru terisi 8 siswa. Untuk zonasi reguler dari 143 siswa telah terisi semua. Untuk zona afirmasi dari kuota 49 siswa juga telah terisi semua. "Untuk jalur perpindahan tugas orang tua, kami buka kuota 13 siswa, sejauh ini telah terisi 2 siswa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.