UMY Berangkatkan 1.817 Mahasiswa KKN 2026, Dilindungi BPJamsostek
UMY kirim 1.817 mahasiswa KKN 2026 dengan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Program menjangkau daerah 3T hingga luar negeri.
Foto ilustrasi gudeg kaleng - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Gudeg Jogja bakal segera diekspor ke Arab Saudi. Rencana ekspor ini dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggandeng Asosiasi Gudeg Jogja.
Gudeg dalam kemasan bakal menjadi salah satu menu makanan untuk jemaah haji dan umrah selama menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti di Jogja, menyebut keinginan untuk mendatangkan gudeg kemasan dari Indonesia sudah pernah disampaikan oleh para pembeli asal Arab Saudi.
"Mereka tertarik gudeg karena bisa menjadi salah satu makanan untuk jemaah haji dan umrah. 'Kan luar biasa pasarnya," kata Syam, Minggu (30/6/2024).
Menurut Syam, untuk rencana ekspor tersebut Disperindag DIY bakal menggandeng asosiasi gudeg di Jogja karena salah satunya berkaitan pemenuhan sertifikasi untuk ekspor makanan ke Arab Saudi.
Untuk dapat menjadi komoditas ekspor, gudeg kemasan juga diharuskan memiliki ketahanan minimal 1 hingga 1,5 tahun. "Dari Arab itu ada beberapa sertifikasi yang itu harus diurus. Nah ini baru berproses," kata dia.
BACA JUGA: Kena Jerat Pinjaman Online Ilegal, 84 Warga DIY Mengadu ke OJK
Selain itu, kerja sama antarpedagang gudeg juga diperlukan manakala muncul permintaan dalam skala besar, khususnya untuk haji dan umrah sesuai kuantitas dan kualitas yang diinginkan. Pasalnya, Syam memperkirakan jumlah kebutuhan gudeg saat musim haji bakal meningkat tajam mengingat jumlah jemaah haji dari Indonesia sangat besar.
"Seberapa kuat kita (memenuhi permintaan) gitu kan. Kalau kita bicara haji saja, sudah berapa gitu haji Indonesia itu," kata dia.
Seandainya gudeg nantinya belum menjadi menu katering resmi bagi jemaah haji dan umrah, menurut dia, pihak Arab Saudi siap memasarkan makanan khas Jogja untuk publik di negara itu secara lebih luas. "Kalau pun toh belum menjadi makanan resmi untuk haji ataupun umrah, dari Arab sendiri juga siap untuk memasarkan di retail-retail atau hotel mereka," ujar Syam.
Negara-negara di Timur Tengah seperti Arab Saudi, Asia Tenggara, serta Afrika memang menjadi sejumlah negara alternatif tujuan ekspor IKM DIY yang saat ini direkomendasikan Disperindag DIY. Hal itu seiring masih lesunya perekonomian Amerika Serikat dan Uni Eropa sebagai negara tujuan ekspor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
UMY kirim 1.817 mahasiswa KKN 2026 dengan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Program menjangkau daerah 3T hingga luar negeri.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 29 Juli 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.