Kemenhub Tegur Keras Asuransi Internasional soal Salvage KM Virgo Transport 8
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Foto ilustrasi gudeg kaleng - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Gudeg Jogja bakal segera diekspor ke Arab Saudi. Rencana ekspor ini dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggandeng Asosiasi Gudeg Jogja.
Gudeg dalam kemasan bakal menjadi salah satu menu makanan untuk jemaah haji dan umrah selama menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti di Jogja, menyebut keinginan untuk mendatangkan gudeg kemasan dari Indonesia sudah pernah disampaikan oleh para pembeli asal Arab Saudi.
"Mereka tertarik gudeg karena bisa menjadi salah satu makanan untuk jemaah haji dan umrah. 'Kan luar biasa pasarnya," kata Syam, Minggu (30/6/2024).
Menurut Syam, untuk rencana ekspor tersebut Disperindag DIY bakal menggandeng asosiasi gudeg di Jogja karena salah satunya berkaitan pemenuhan sertifikasi untuk ekspor makanan ke Arab Saudi.
Untuk dapat menjadi komoditas ekspor, gudeg kemasan juga diharuskan memiliki ketahanan minimal 1 hingga 1,5 tahun. "Dari Arab itu ada beberapa sertifikasi yang itu harus diurus. Nah ini baru berproses," kata dia.
BACA JUGA: Kena Jerat Pinjaman Online Ilegal, 84 Warga DIY Mengadu ke OJK
Selain itu, kerja sama antarpedagang gudeg juga diperlukan manakala muncul permintaan dalam skala besar, khususnya untuk haji dan umrah sesuai kuantitas dan kualitas yang diinginkan. Pasalnya, Syam memperkirakan jumlah kebutuhan gudeg saat musim haji bakal meningkat tajam mengingat jumlah jemaah haji dari Indonesia sangat besar.
"Seberapa kuat kita (memenuhi permintaan) gitu kan. Kalau kita bicara haji saja, sudah berapa gitu haji Indonesia itu," kata dia.
Seandainya gudeg nantinya belum menjadi menu katering resmi bagi jemaah haji dan umrah, menurut dia, pihak Arab Saudi siap memasarkan makanan khas Jogja untuk publik di negara itu secara lebih luas. "Kalau pun toh belum menjadi makanan resmi untuk haji ataupun umrah, dari Arab sendiri juga siap untuk memasarkan di retail-retail atau hotel mereka," ujar Syam.
Negara-negara di Timur Tengah seperti Arab Saudi, Asia Tenggara, serta Afrika memang menjadi sejumlah negara alternatif tujuan ekspor IKM DIY yang saat ini direkomendasikan Disperindag DIY. Hal itu seiring masih lesunya perekonomian Amerika Serikat dan Uni Eropa sebagai negara tujuan ekspor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda dan skenario laga terakhir melawan Bangladesh.
Hasil Belgia vs Prancis berakhir 0-1. Michael Olise mencetak gol menit ke-88 dan membawa Les Bleus ke puncak Grup A1.
Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 hari ini menghadirkan Thailand vs Vietnam. Simak jam pertandingan dan persaingan Grup B.
Joan Mir meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Gresini pada MotoGP 2027. Ia mengaku sempat berharap Honda kembali kompetitif.
Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 menampilkan Amri/Nita dan Leo/Daniel. Simak jam, lawan, venue, dan siaran langsung.