Singapura Turun di Ranking FIFA Usai Kalah 0-6 dari Malaysia
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Aris Suharyanta./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Bakal calon kepala daerah dari Partai Gerindra, Aris Suharyanta telah bertemu dengan DPP Partai Gerindra di Jakarta, Senin (1/7/2024).
Dalam pertemuan yang juga digunakan sebagai ajang fit and proper test, mantan Kepala DPUPKP Bantul itu justru diminta oleh DPP Partai Gerindra untuk maju menjadi calon Bupati Bantul pada Pilkada 2024. "Saya diminta untuk maju jadi bupati," kata Aris kepada Harianjogja.com, Selasa (2/7/2024) sore.
Menurut Aris, ada sejumlah pertimbangan DPP Gerindra meminta dirinya maju sebagai bupati Bantul pada Pilkada mendatang. Selain ingin memenangkan Pilkada, DPP Gerindra ingin agar Bupati Bantul kembali dipegang oleh wakil Gerindra. "DPP ingin mengulang era pak Suharsono. Kebetulan Pak Suharsono dulu kan Gerindra. Dan, satu-satunya bupati dari Gerindra yang di DIY," lanjut Aris.
Hanya saja, Aris mengaku tidak bisa gegabah dan langsung mengambil keputusan maju sebagai bupati pada Pilkada mendatang. Sebab, dirinya akan bertemu dengan DPC Gerindra Bantul dan DPD Gerindra DIY terkait nanti akan maju sebagai bupati ataupun wakil bupati. Selain itu, DPP Gerindra juga akan bertemu dengan DPC Gerindra Bantul dan DPD Gerindra DIY. "Intinya saya serahkan ke partai nanti keputusannya seperti apa," papar Aris.
Terpisah, Ketua DPC Gerindra Bantul, Datin Wisnu Pranyoto mengatakan sejak awal DPP Gerindra memang ingin agar bakal calon yang maju di Pilkada memilih posisi calon bupati. Hanya saja, kondisi perpolitikan lokal berbeda dengan nasional.
Oleh karena itu, Datin mengaku DPC Gerindra Bantul memilih realistis dengan meraih kemenangan di Pilkada daripada memaksakan calonnya maju sebagai bupati.
BACA JUGA: Pensiun dari ASN, Aris Suharyanta Segera Temui DPP Gerindra untuk Maju di Pilkada Bantul
Selain itu, DPC Gerindra juga akan melihat respons dari arus bawah ketika Aris Suharyanta mau dicalonkan sebagai bupati. "Tujuannya kan memang ingin menang di Pilkada, jadi kami akan realistis saja," tandas Datin.
Menurut Datin, sejauh ini masih ada banyak kemungkinan terkait nanti posisi yang akan diajukan untuk Aris Suharyanta. Aris Suharyanta bisa saja tetap dijagokan menjadi wakil bupati, tetapi ada kemungkinan Aris Suharyanta maju sebagai bupati pada Pilkada mendatang.
Meski demikian, Datin yakin usai menjalani fit and proper test, Aris Suharyanta akan segera mendapatkan surat tugas untuk maju sebagai calon kepala daerah. "Dan ini semua masih dinamis. Karena kami masih terus berkomunikasi dengan partai lain terkait koalisi ke depan," ucap Datin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
HUT TNI ke-81, Prabowo memimpin upacara dan meresmikan 6 Kodam, 30 Brigif TP, 150 Yonif TP serta sejumlah satuan baru.
BPJS Kesehatan tidak menanggung 21 kategori layanan dan kondisi pada 2026. Simak daftar lengkap serta pengecualiannya.
HUT TNI ke-81 diperingati 5 Oktober 2026. Simak sejarah pembentukan TNI sejak BKR, TKR, TRI hingga menjadi TNI.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan dari kedua arah.
Jerman ditahan Yunani 0-0 di UEFA Nations League. Hasil ini membuat peluang Die Mannschaft lolos ke Nations League Finals makin sulit.