Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Foto ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja prediksi kondisi cuaca di Jogja dan sekitarnya selama Selasa (9/7/2024).
BMKG memprediksi seluruh wilayah DIY hari ini cerah berawan di pagi hari, sementara siang hingga malam hari berawan. Suhu rata-rata bisa mencapai 23-32 derajat celcius. Adapun tingkat kelembaban udara berkisar 55-95 dan 70-95.
Berikut ini prakiraan cuaca DIY pada Selasa, 9 Juli 2024 ini dikutip dari laman bmkg.go.id:
1. Bantul
Pagi: cerah berawan
Siang: berawan
Malam: berawan
Dini hari: cerah berawan
2. Sleman
Pagi: cerah berawan
Siang: berawan
Malam: berawan
Dini hari: cerah berawan
3. Kulonprogo
Pagi: cerah berawan
Siang: berawan
Malam: berawan
Dini hari: cerah berawan
4. Gunungkidul
Pagi: cerah berawan
Siang: berawan
Malam: berawan
Dini hari: cerah berawan
5. Kota Jogja
Pagi: cerah berawan
Siang: berawan
Malam: berawan
Dini hari: cerah berawan
Itulah prakiraan cuaca Jogja pada hari ini, Selasa 9 Juli 2024
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Harga iPhone 15 dan iPhone 16 turun Rp1,5 juta pada awal Oktober 2026. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan kabar iPhone 18.
Eksim dapat berlangsung lama dan berulang. Kenali pemicu serta perubahan kondisi kulit untuk membantu mencegah kekambuhan.
Bolt.new mengakuisisi startup AI asal San Francisco, Dokai, untuk memperkuat agen AI dan kemampuan platform menangani workflow enterprise.
Sejarah dan budaya dinilai memperkuat wisata gastronomi Indonesia. Kuliner Jogja menjadi contoh makanan yang memiliki cerita dan filosofi.
BPBD Kota Jogja mendorong pengaktifan kembali kentongan sebagai alat peringatan dini bencana berbasis masyarakat saat komunikasi terganggu.