The Ascott Limited Hadirkan Oakwood Yogyakarta
Oakwood Yogyakarta menghadirkan pengalaman hunian modern yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan wisatawan bisnis maupun rekreasi.
Nurhayati, warga Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul. Ist
JOGJA – Aplikasi Mobile JKN hadir dengan beragam menu untuk kemudahan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Mulai dari status kepesertaan, informasi lokasi faskes, hingga antrean online tersedia disini.
Adanya Aplikasi Mobile JKN diharapkan dapat mampu untuk membantu dan mempermudah peserta JKN dalam mengakses layanan kesehatan.
Seperti yang diungkapkan oleh Nurhayati, warga Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul yang menceritakan tentang pengalamannya menggunakan Aplikasi Mobile JKN.
BACA JUGA: Aplikasi Mobile JKN Beri Kemudahan Cike Berobat
Nurhayati sendiri mendampingi
ayahnya yang terkena penyakit saraf untuk berobat di Rumah Sakit Santa Elizabeth Bantul. “Menemani bapak berobat kesini. Bapak menderita sakit saraf, awalnya kurang begitu tahu penyebabnya. Kalau untuk berobatnya saya dari puskesmas langsung dirujuk ke sini,” ungkap Nurhayati, Rabu (10/07).
Saat ditanya mengenai pengalaman menggunakan Aplikasi Mobile JKN, Nurhayati merasa terbantu dengan kehadiran Aplikasi Mobile JKN. Nurhayati mengungkapkan melalui antrean online yang ada di aplikasi, dirinya tidak perlu mengantre lama saat mendamping ayahnya berobat.
Tidak hanya itu, Nurhayati juga menambahkan bahwa selama ia menggunakan Aplikasi Mobile JKN ia dapat mengetahui jam periksa dan berobat untuk ayahnya.
“Aplikasi ini membantu sekali. Karena yang awalnya tidak tahu jamnya, sekarang tahu jamnya. Antreannya juga tidak terlalu lama. Awalnya itu tahu dari rumah sakit, lalu dari bagian pendaftaran diberi tahu untuk mengunduh Aplikasi Mobile JKN. Biar nanti jam untuk periksa tahu dan menunggunya antreannya juga tidak terlalu lama,” kata Nurhayati.
Aplikasi Mobile JKN menghadirkan layanan antrean online melalui menu Pendaftaran Pelayanan (antrean). Melalui sistem ini peserta dapat mengambil antrean dari rumah sekaligus memantau antreannya. Peserta dapat datang ketika antreannya sudah dekat dan memiliki kepastian layanan. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Oakwood Yogyakarta menghadirkan pengalaman hunian modern yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan wisatawan bisnis maupun rekreasi.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta