El Nino Godzilla Ancam Pertanian, Petani Diminta Ubah Pola Tanam
Pakar UGM mengimbau petani menggunakan varietas tahan kekeringan dan komoditas minim air untuk menghadapi El Nino Godzilla.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Ribuan warga Sleman menerima bantuan sosial melalui program Sembako Sleman untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat (Semangat) senilai Rp1,8 juta.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman, Mustadi pada Kamis (11/7/2024) mengungkapkan bantuan sosial program Semangat menyasar kepada keluarga dalam kategori miskin atau rentan miskin. Bedanya dengan bansos lainnya, program ini khusus diperuntukkan bagi keluarga miskin maupun rentan miskin yang belum pernah menerima bantuan sosial dalam program apapun.
Berdasarkan kategori di atas, setidaknya ada 1.720 warga dari 17 Kapanewon yang menerima bantuan program Semangat. Di Kapanewon Prambanan misalnya, ada 95 keluarga yang dinyatakan berhak menerima bantuan ini.
Adapun jenis bantuan yang diberikan yaitu berupa kartu transaksi elektronik berisikan saldo yang bisa dibelanjakan berbagai jenis sembako di warung khusus. "Kartu elektronik akan berisi saldo dengan total dalam satu tahun sebesar Rp1,8 juta yang diberikan secara bertahap setiap bulannya," terang Mustadi di Pendopo Kapanewon Prambanan.
Untuk mencukupi kebutuhan para penerima bansos, warung tempat berbelanja sembako hasil kerja Pemkab Sleman dan BPD DIY tersebar di seluruh Kalurahan se-Kabupaten Sleman.
Di Kapanewon Prambanan, bansos ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo kepada enam perwakilan penerima manfaat program Semangat. Menurut Kustini program ini merupakan komitmen Pemkab Sleman dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab sosial yang harus diupayakan bersama," ungkapnya.
Kustini berpesan kepada seluruh penerima bantuan agar dapat memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya. Harapannya bantuan ini dapat meningkatkan kualitas konsumsi makanan bergizi bagi keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UGM mengimbau petani menggunakan varietas tahan kekeringan dan komoditas minim air untuk menghadapi El Nino Godzilla.
BPS mencatat harga beras Juli 2026 naik di seluruh rantai distribusi. Beras premium di tingkat penggilingan melonjak 10,22 persen secara tahunan.
Kemarau membuat debit air sumur di Kokap, Kulonprogo menurun. Warga yang menggelar hajatan khitanan terpaksa meminta bantuan droping air.
Dewas KPK berkoordinasi memeriksa Setya Budi Dias, polisi yang bertugas di KPK dan menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan di Pemalang.
Korlantas Polri dan Jasa Marga berkolaborasi menangani kendaraan ODOL melalui integrasi teknologi menuju penerapan Zero ODOL awal 2027.
Neraca dagang Indonesia defisit US$450 juta pada Juni 2026. BPS mencatat impor melampaui ekspor, terutama akibat defisit komoditas migas.