BEDAH BUKU: DPAD DIY Menyasar Remaja dan Kalangan Pemuda

Media Digital
Media Digital Jum'at, 12 Juli 2024 20:02 WIB
BEDAH BUKU: DPAD DIY Menyasar Remaja dan Kalangan Pemuda

Acara bedah buku berjudul Dari Jogja Untuk Generasi Muda Berbudaya yang diselenggarakan DPAD DIY, Jumat (12/7/2024)./ harian Jogja - Yosef Leon

JOGJA—DPAD DIY menggelar sosialisasi budaya baca dan literasi dengan menyasar pemuda dan remaja di wilayah Wirobrajan, Jogja, Jumat (12/7/2024). Kegiatan yang sudah diselenggarakan untuk ke-128 kalinya pada tahun ini itu akan terus diselenggarakan untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Kepala Balai Layanan Perpustakaan DPAD DIY, Dewi Ambarwati mengatakan lewat kegiatan itu instansinya ingin agar masyarakat dekat dengan buku. Maka bedah buku pada kesempatan ini cukup spesial lantaran dihadiri oleh para remaja dan pemuda. "Dengan mendekatkan buku kepada masyarakat buku bisa jadi pegangan dari setiap masalah. Kalau ada masalah apapun bisa membaca buku," jelasnya.

Dewi menyatakan DPAD dan Balai Layanan Perpustakaan DIY juga menyediakan layanan aplikasi E-Jogja bagi masyarakat luas agar bisa mengakses buku di mana saja dan kapan saja secara daring. Aplikasi itu bisa diunduh di telepon pintar masing-masing agar bisa meningkatkan minat baca warga.

"Di aplikasi E-Jogja masyarakat bisa mengakses sebanyak 16.000 koleksi buku digital. Bisa diakses dengan tidak datang langsung ke perpustakaan," jelasnya.

Dengan mengangkat judul buku yang dibedah yakni Dari Jogja Untuk Generasi Muda Berbudaya, Dewi berharap agenda itu bisa dapat menambah informasi bagi pemuda dan remaja ke depannya.

BACA JUGA: BEDAH BUKU: DPAD DIY Dorong Tingginya Minat Baca Merata ke Semua Wilayah

"Dengan demikian peserta tidak hanya berbekal cerdas tapi ada budaya dan etika yang bisa menambah bekal di hidup keseharian," ujarnya.
Anggota DPRD DIY, Sinarbiyat Nujanat, menyebut buku yang dibedah pada kesempatan itu sangat cocok untuk meningkatkan budaya literasi dan minat baca pemuda dan remaja.


Dirinya mendorong agar agenda itu dilanjutkan dan diperluas ke berbagai daerah. "Perlu kemudian digalakkan sehingga dengan materi buku yang sangat menarik bagi anak muda tentu juga akan menumbuhkan antusiasme dan ketertarikan mereka untuk giat berliterasi," jelasnya.

Sinarbiyat menambahkan meskipun tingkat literasi masyarakat Jogja sudah cukup tinggi tapi kegiatan yang berupaya untuk meningkatkan budaya baca harus terus ditingkatkan. Hal itu dikarenakan manfaat yang dirasakan dari aktivitas membaca sangat banyak dan berguna ke depannya.

"Sosialisasi bedah buku ini harus terus didorong dan dilakukan oleh DPAD DIY, sehingga Jogja menjadi masyarakat yang membudayakan literasi," ungkapnya. (***)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online