OpenAI Dots Resmi Meluncur, Agen AI yang Bisa Kerja Mandiri
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Warga melintas di depan kawasan Agrowisata Bukit Dermo, Selasa (16/7/2024)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul pembangunan Agrowisata Bukit Dermo, Selopamioro, Imogiri, Bantul, mulai dikerjakan bulan ini.
Hal ini menyusul telah selesainya proses tender pembangunan Agrowisata Bukit Dermo senilai Rp5,7 miliar yang dimenangkan oleh CV Cipto Wening.
Kepala Dispar Bantul Saryadi menyatakan, pagu awal pembangunan Agrowisata Bukit Dermo yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) adalah sebesar Rp7,1 miliar. Dalam perkembangannya, setelah ditenderkan didapatkan pemenang pembangunan Agrowisata Bukit Dermo yakni CV Cipto Wening senilai Rp5,7 miliar.
BACA JUGA: Dispar Bantul Kaji Pemberlakuan Paket Wisata untuk Pemerataan Kunjungan
Oleh karena itu, Saryadi menyatakan pihaknya akan langsung bergerak usai ada emenang pembangunan Agrowisata Bukit Dermo.
"Besok kami akan lakukan komunikasi dengan sepuluh petani penggarap di kawasan Agrowisata Bukit Dermo. Akan kami beri pemahaman jika sebentar lagi kawasan tersebut akan mulai dibangun," kata Saryadi ditemui di Nawungan, Selopamioro, Selasa (16/7/2024).
Menurut Saryadi, sesuai dengan kesepakatan awal, para petani penggarap di area Agrowisata Bukit Dermo siap untuk meninggalkan kawasan tersebut, karena area tersebut sudah dimulai pembangunannya. Saryadi mengungkapkan, Agrowisata Bukit Dermo akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas pendukung pariwisata, antara lain sky bridge, viewing deck, amphitheater, outdoor gym dan foodcourt.
Selain itu ada pula los produk lokal Bantul yang akan mendukung berbagi kegiatan kebudayaan, olahraga, jeep touring hingga pelestarian kawasan.
"Jadi akan ada perpaduan antara pemandangan dan konsep wisata pertanian. Termasuk nanti akan ada paket wisata menanam dan memetik bawang merah. Jadi harapan kami, keberadaan Agrowisata Bukit Dermo akan pemicu untuk menjual objek wisata di kawasan ini," harap Saryadi.
BACA JUGA: Perhatian! Tiket Masuk Wisata Bantul Naik per Hari Ini, Segini Besarannya
Dukuh Nawungan, Selopamioro, Imogiri, Jurianto mengaku masih terus menunggu realisasi dari Pemkab Bantul terkait pengembangan bukit Dermo menjadi kawasan agrowisata. Sebab, sosialisasi telah digelar oleh Pemkab Bantul ke warga terkait pengembangan kawasan tersebut sejak 2018 lalu.
Oleh karena itu, Jurianto berharap agar rencana pengembangan itu segera direalisasikan. Karena yang akan menikmati dan diberdayakan dengan adanya pengembangan Bukit Dermo adalah warga sekitar.
“Kami mendukung langkah dari Pemkab jika dikembangkan menjadi Argowisata. Karena belum ada aktivitas pembangunan, ya sekarang petani beraktivitas seperti biasa,” ucap Jurianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.
Pemerintah menyetujui sanksi pidana bagi pemilik kendaraan ODOL. RUU LLAJ juga mengatur korporasi dan pemilik barang sebagai subjek pidana.