Rekomendasi Aplikasi Streaming Film dan Series untuk Akhir Pekan
Daftar 7 aplikasi nonton film populer, mulai Netflix, Disney+, Prime Video, Vidio, Viu, MAX, hingga WeTV.
Kegiatan identifikasi bakat pada cabang olahraga panahan yang digelar oleh Kemenpora di GOR Sultan Agung Kabupaten Bantul, Kamis (18/7/2024)/ Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melakukan jemput bola untuk menjaring bibit unggul pada cabang olahraga panahan dengan mengadakan kegiatan identifikasi bakat (talent identification) di Kabupaten Bantul, Kamis (18/7/2024) hingga Sabtu (20/7/2024).
Kegiatan identifikasi bakat yang dilakukan oleh Kemenpora juga melibatkan Universitas Negeri Jakarta dan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul.
Ketua Tim Pemanduan Bakat, Asdep Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi, Kemenpora, Bambang Siswanto mengatakan, selain menjaring bibit-bibit atlet, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajarkan instruktur lokal di daerah tentang tata cara melaksanakan identitikasi bakat.
BACA JUGA: Daftar 29 Atlet Berlaga di Olimpiade Paris 2024, Menpora Yakin Semua Siap Tanding
"Kemenpora berharap kedepannya Kabupaten Bantul bisa menggelar kegiatan serupa tanpa asistensi dari pemerintah pusat," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/7/2024).
Sementara hari pertama kegiatan identifikasi bakat digelar di GOR Sultan Agung Kabupaten Bantul, Kamis (18/7/2024), dilakukan tes dan pengukuran kepada 300 calon olahragawan berusia 8-12 tahun.
Tes terdiri dari pengukuran anthropometri, biomotor dan teknik memanah. Dari seluruh peserta akan diambil 10 peraih nilai terbaik untuk dibina di klub-klub yang ada di Bantul.
"Selesai kegiatan ini, kami meminta agar calon-calon olahragawan yang sudah terjaring untuk dibina. Kami akan memfasilitasi mulai dari uang saku, seragam hingga nutrisi," lanjut Bambang Siswanto.
Kemenpora sengaja memilih Bantul sebagai lokasi identifikasi bakat karena banyaknya pemanah-pemanah andal yang lahir dari kabupaten ujung Selatan Kota Jogja tersebut. Tak hanya berkiprah di dalam negeri beberapa dari mereka berhasil mengibarkan bendera merah putih di pentas dunia.
"Kami sengaja memilih Bantul untuk melaksanakan kegiatan ini, karena kota ini berhasil mengantarkan salah satu atletnya lolos ke Olimpiade Paris 2024," lanjut Bambang Siswanto.
Diketahui Atlet panahan Bantul, Arif Dwi Pangestu akan mewakili Indonesia di Olimpiade Paris 2024.Arif memastikan satu tiket Olimpiade usai keluar sebagai semifinalis di nomor recurve putra pada Kejuaraan Dunia Panahan 2023 di Berlin tahun lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daftar 7 aplikasi nonton film populer, mulai Netflix, Disney+, Prime Video, Vidio, Viu, MAX, hingga WeTV.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har
Helicopter parenting atau pola asuh terlalu protektif bisa hambat perkembangan anak. Dari sulit ambil keputusan hingga risiko depresi, ini dampaknya. Simak penj