THE 1O1 Yogyakarta Tugu Suguhkan Pengalaman Kuliner Rasa Raya Eid
HE 1O1 Yogyakarta Tugu menghadirkan pengalaman menginap dan kuliner bertajuk Rasa Raya Eid Al Adha, guna meramaikan momen Idul Adha dengan sentuhan cita rasa
Acara bedah buku berjudul Rahasia UMKM Anti Gagal yang digelar DPAD DIY di Pendopo Gudeg Mbok Mandeg, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Jogja, Selasa (23/7/2024)./Lugas Subarkah
JOGJA—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar acara bedah buku berjudul Rahasia UMKM Anti Gagal di Pendopo Gudeg Mbok Mandeg, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Jogja, Selasa (23/7/2024).
Melalui acara ini diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk membuat usaha.
Salah satu narasumber bedah buku dari staf Fraksi Gerindra DPRD DIY, Guntur Yudhianto yang mewakili anggota DPRD DIY Sinarbiyat Nujanat menjelaskan buku ini dipilih karena bidang usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dekat dengan kehidupan masyarakat, dan cukup ringan untuk dipahami, sehingga lebih menarik bagi pembaca buku pemula.
“Kami selektif dalam memilih buku, bagaimana buku itu juga bisa bermanfaat bagi masyarakat. Terlebih, saat ini bidang UMKM menjadi andalan bagi ibu-ibu dan remaja. Kalau mereka dikasih buku berat akan sulit untuk mengawali membaca, tetapi kalau bukunya praktis dan mudah dipahami, ini menjadi awal bagi masyarakat untuk semakin senang membaca,” katanya.
Melalui kegiatan ini diharapkan minat baca masyarakat semakin meningkat. “Harapannya masyarakat bisa mendapat literasi dari buku yang bermanfaat dan bisa melakukan kegiatan UMKM. Di buku ini ada tips and trik agar UMKM bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Buku Rahasia UMKM Anti Gagal terdiri dari lima bab, meliputi Silakan Berkaca, Kenali Potensi Anda; Mencari Inspirasi dan Potensi Usaha; Rencana Usaha Anda; Strategi Jitu Meraup Untung; Tips Memulai dan Mengelola Bisnis UMKM.
Penulis buku Rahasia UMKM Anti Gagal, Tri Darmini, menuturkan dalam dunia usaha, setiap individu memiliki potensi unik yang bisa dikembangkan untuk meraih kesuksesan. “Mengembangkan potensi ini adalah langkah pertama dalam memulai bisnis,” katanya.
Karakter seseorang, menurutnya, sangat memengaruhi kinerjanya dalam bisnis. Dia mencontohkan orang yang suka berinteraksi cocok dengan bisnis yang membutuhkan banyak komunikasi seperti retail atau layanan pelanggan.
“Sebaliknya, orang yang suka bekerja sendiri lebih cocok untuk usaha kreatif seperti penulisan atau desain grafis. Mengenali karakter pribadi juga penting untuk memilih model bisnis, misalnya orang yang teliti cocok dalam bisnis yang membutuhkan akuntansi atau pengelolaan stok,” katanya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mencari inspirasi dan potensi usaha di antaranya mengamati tren pasar, menganalisis kebutuhan lokal, menggali hobi dan minat pribadi, belajar dari kisah sukses serta melakukan eksperimen.
“Terkadang cara terbaik untuk menemukan potensi usaha adalah dengan mencoba berbagai ide dan melihat mana yang berhasil. Proses ini memerlukan pembuatan model sederhana dan mengujinya di pasar dengan biaya minimal,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HE 1O1 Yogyakarta Tugu menghadirkan pengalaman menginap dan kuliner bertajuk Rasa Raya Eid Al Adha, guna meramaikan momen Idul Adha dengan sentuhan cita rasa
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.