Tak Boleh Jumawa, Lurah Terpilih Diminta Rangkul Semua Warga
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berjalan lancar. Lurah terpilih diminta tak jumawa dan merangkul seluruh warga demi kemajuan kalurahan.
Danang Maharsa./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Duet Harda Kiswaya dan Danang Maharsa sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Sleman makin menguat. Selain kabar rekoemdasi dari DPP PDI Perjuangan telah turun, pasangan ini juga telah diusulkan oleh DPD Golkar Sleman.
Ketua DPD Golkar Sleman, Janu Ismadi mengatakan, sesuai dengan kesepakatan dalam Koalisi Sleman Bersatu (KSB) secara resmi telah memutuskan mengusung mantan Sekda Sleman, Harda Kiswaya.
Sementara untuk posisi wakil bupati, masih dibahas di internal koalisi. Meski begitu, secara resmi partainya telah mengusulkan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa sebagai calon wakil bupatinya. “Golkar usulkan Danang Maharsa sebagai calon wakil,” kata Janu, Kamis (1/8/2024).
Menurut dia, usulan ini sudah disampaikan ke KSB. Janu juga mengungkapkan bahwa PDI Perjuangan, pratai yang menaungi Danang Maharsa juga telah bergabung ke koalisi bersama dengan Gerindra, PPP, NasDem dan PKS. “Kami sudah rapat bersama di KSB,” katanya.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sleman, Gustan Ganda saat dikonfirmasi terkait dengan rekomendasi pasangan Harda Kiswaya-Danang Maharsa, masih enggan menjawabnya. Ia berdalih bahwa 3 Agustus akan ada kegiatan mendengarkan pembacaan rekomendasi dari DPP. “Kita undang awak media untuk mendengarkan rekomendasi,” katanya.
Hal berbeda diungkapkan oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY, Totok Hedi Santoso. Menurut dia, rekomenasi sudah turun dan untuk Pilkada Sleman ditunjuk Harda Kiswaya sebagai calon bupati berpasangan dengan calon wakil bupati Danang Maharsa. “Iya, calon yang akan diusung Harda dengan Danang di Pilkada Sleman,” kata Totok.
BACA JUGA: Dukung Harda Kiswaya di Pilkada Sleman, Ini yang Diharapkan oleh Relawan Difabel
Disinggung mengenai apakah PDI Perjuangan akan bergabung di Koalisi Sleman Bersatu yang terlebih dahulu mengusung Harda Kiswaya, Totok menjawab secara diplomatis karena ada kesamaan calon. “Artinya kita akan bareng-bareng mengusung dan memenangkan Harda-Danang untuk Sleman baru,” katanya.
Terpisah, Ketua DPD PKS Sleman, Indra Gumilar mengaku masih menunggu hasil rekomendasi dari DPP. Adapun calon bupati yang berpeluang diusung adalah Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan mantan Sekda Harda Kiswaya. “Hingga sekarang rekomendasi belum turun,” katanya.
Disinggung mengenai adanya duet Harda-Danang di KSB, ia mengakui hal tersebut belum ada kesepakatan di antara partai koalisi pengusung Harda Kiswaya. “Kami hormati mekanisme di internal PDI Perjuangan. Tapi, sampai sekarang KSB belum pernah bertemu dengan Danang Maharsa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berjalan lancar. Lurah terpilih diminta tak jumawa dan merangkul seluruh warga demi kemajuan kalurahan.
Ganjar Pranowo membagikan momen bertemu Anies Baswedan dan Fery Farhati di Jogja dengan suasana santai dan penuh guyonan.
PSS Sleman tak mengambil libur selama jeda internasional. Pieter Huistra menggenjot fisik pemain dan membenahi setiap lini.
Cuaca panas menjadi tantangan 64 tim KMHE 2026 di Unej karena memengaruhi performa mesin, kelistrikan, ban, hingga baterai kendaraan.
Pangkogabwilhan III menyebut dua pimpinan OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Aifat, Maybrat, Papua Barat Daya.
Dua gempa mengguncang Sumba dan Aceh selang 41 menit 41 detik. Pakar menjelaskan keduanya tidak berkaitan secara tektonik.