Harga Louhan di Jogja Bisa Tembus Rp30 Juta, Begini Peluang Bisnisnya
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Foto ilustrasi: Para Anggota Paskibraka DIY saat menjalani latihan. /Ist-dok Paskibraka DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan Pemkab Gunungkidul berupaya menjamin keselamatan anggota pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) ketika upacara kemerdekaan 17 Agustus 2024. Jaminan ini mewujud dalam pendaftaran anggota sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Sunaryanta mengaku proses untuk menjadi paskibra tidak mudah. Ada tahapan dan proses panjang yang harus ditempuh. Calon paskibraka harus memiliki semangat dan ketekunan untuk dapat menjadi petugas pengibar bendera.
Dia menambahkan pengalaman sebagai seorang paskibraka dapat dijadikan modal untuk meraih mimpi. Jika dilakukan dengan tekun dan serius, petugas akan memiliki pribadi yang tangguh.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gunungkidul, Johan Eko Sudarto mengatakan ada 1.520 orang calon paskibraka di Gunungkidul dan paskibraka kapanewon se-Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Media Belanda menyoroti drama Timnas Indonesia vs Bangladesh 9-2 yang ditentukan tiga gol pada menit-menit akhir FIFA ASEAN Cup 2026.
Jalan berlubang menjadi salah satu kondisi yang cukup sering ditemui pengendara, terutama ketika melintasi ruas jalan yang sedang diperbaiki dan tidak rata.
Daftar Kapolri dari masa ke masa sejak 1945. Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri ke-26 setelah menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp Portugal. Media melaporkan akun Timnas Portugal kehilangan sekitar 500 ribu followers setelah kabar tersebut mencuat
Media Bangladesh menyoroti kekhawatiran Thomas Dooley sebelum menghadapi Indonesia. Kekhawatiran itu terbukti setelah Bangladesh kalah 2-9.