Lari Sambil Berbagi, Gelaran Borobudur 100 Hadirkan Harapan untuk Penyandang Cerebral
Borobudur 100 di Magelang pada 19-20 Desember 2026 menggabungkan olahraga lari dengan aksi sosial untuk membantu penyandang cerebral palsy.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X (depan, dua dari kiri) menyerahkan cinderamata kepada perwakilan peserta Catur Sagatra 2024 di kompleks Museum Benteng Vredeburg, Sabtu (3/8/2024)./Istimewa
JOGJA—Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY menggelar agenda budaya Catur Sagatra 2024 dengan mengusung tema Mahadiwara Prajasena Dinasti Mataram.
Gelar budaya Catur Sagatra merupakan pentas seni klasik ragam seni gaya Surakarta dan Ngayogyakarta Hadiningrat, Pura Pakualaman, serta Pura Mangkunegaran. Catur Sagatra juga merupakan sebuah konsep kosmologi Jawa yang bertumpu pada mikro dan makrokosmos.
Masing-masing memiliki fungsi tersendiri, tetapi masih dalam satu keutuhan Gatra yang saling melengkapi. Dengan pengertian kesatutubuhan, Catur Sagatra mengandung pesan bahwa kini adalah saat yang tepat untuk mempersatukan dan membangun kembali keempat Dinasti Mataram itu dalam Catur Sagotrah demi manunggalnya ikatan kekerabatan Trah Agung Mataram.
Tahun ini, Catur Sagatra mengambil tema Mahadiwara Prajasena Dinasti Mataram yang akan bercerita tentang prajurit di masing-masing gotra atau keturunan Kerajaan Mataram. Tahun ini juga menjadi tahun pertama di mana Catur Sagatra tidak hanya menampilkan seni pertunjukan, tetapi juga menampilkan pameran dengan tema serupa.
Pergelaran budaya ini berlangsung selama dua hari yaitu 2-3 Agustus 2024 di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta.
Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi mengatakan kegiatan Catur Sagatra ini merupakan upaya pelestarian warisan budaya termasuk di dalamnya upaya mengenalkan budaya dari Yogyakarta dan Surakarta secara luas kepada masyarakat.
“Selain sebagai pusat pengembangan budaya, kegiatan ini juga menjadi upaya keempat kraton dinasti Mataram di Yogyakarta dan Surakarta untuk terus menjaga dan melestarikan budaya yang diwariskan leluhur,” kata Dian melalui keterangan tertulis, Senin (5/8/2024).
Puncak acara Catur Sagatra pada Sabtu (3/8/2024) dibuka dengan atraksi prajurit pada pukul 16.00 WIB-18.00 WIB. Selanjutnya ada laporan kegiatan oleh Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, sambutan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, penyerahan cinderamata, kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan Catur Sagatra 2024.
Dalam pergelaran Catur Sagatra 2024, masyarakat bisa menyaksikannya secara langsung dengan membeli tiket masuk Museum Vredeburg. Selain itu, acara juga disiarkan secara langsung melalui livestreaming dengan mengakses kanal Youtube tasteof_jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Borobudur 100 di Magelang pada 19-20 Desember 2026 menggabungkan olahraga lari dengan aksi sosial untuk membantu penyandang cerebral palsy.
KPK menemukan sejumlah ATM dan rekening yang diduga digunakan untuk menampung setoran di lingkungan Kanwil BPN Jawa Timur.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.