Veda Ega Pratama Jatuh di Q2, Start Ke-18 di Motegi
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. - Harian Jogja / Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Ketua DPC PKB Bantul yang juga Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengakui jika ada tiga kandidat bakal calon wakil bupati Bantul yang saat ini tengah digodok oleh tim 9. Tim sembilan sendiri adalah tim gabungan yang dibentuk antara PKB dan organisasi masyarakat, Nahdlatul Ulama (NU).
"Awalnya ada tujuh nominator, dan mengerucut tinggal tiga nama. Tapi saya tidak perlu mengungkapkan siapa saja, ketiga nama itu karena itu bagian dari arahan dari Tim 9," kata Halim saat ditemui di Kasihan, Bantul, Rabu (7/8/2024).
Meski demikian, Halim tidak menampik, jika dua dari tiga nominator tersebut adalah Rony Wijaya Indra Gunawan-Ketua DPC Demokrat Bantul, dan Aris Suharyanta-calon wakil bupati dari Partai Gerindra Bantul. Sementara satu nominator lainnya, baik Halim maupun sejumlah pengurus PKB Bantul enggan mengungkapkan namanya.
Menurut Halim, saat ini di internal PKB ada beberapa pendapat tentang pasangannya nanti. Hal ini dikarenakan adanya kesamaan rasa memiliki terhadap masa depan Bantul. Sehingga Halim menilai hal wajar jika ada banyak pendapat terkait pasangannya nanti di Pilkada Bantul 2024.
"Nah, karena posisi saya ini petugas partai, maka pendapat-pendapat itu kita sampaikan ke namanya tim 9. Di mana anggotanya terdiri dari pengurus PKB dan tokoh-tokoh utama di PKB, khususnya tokoh agama termasuk tokoh NU dan para Kiai," kata Halim.
BACA JUGA: Aris dan Rony Berebut Tiket Dampingi Halim Maju di Pilkada Bantul
Nantinya setelah dibahas di tingkat kabupaten, maka nama-nama bakal calon wakil bupati tersebut akan dibawa dan dibahas oleh Tim 9 PKB DIY. "Di sana digodok lagi dan jika perlu bisa diundang untuk mengikuti fit and proper test," papar Halim.
Halim pun menyatakan, jika ditanya mengenai calon wakil untuk dirinya pada Pilkada mendatang, dirinya hanya bisa mengikuti perintah dari DPP PKB. Karena tradisi di PKB, pasangan yang maju di Pilkada Bantul adalah dijodohkan dan tidak boleh mencari sendiri.
"Jadi, intinya saya mengikuti apapun keputusan partai. Saya ini dijodohkan kepada siapa saja saya manut orang tua," katanya.
Sementara disinggung mengenai, pemanggilan dirinya ke DPP Gerindra dan Demokrat, Halim mengaku sampai saat ini dirinya belum mendapatkan undangan dari kedua partai tersebut.
"Saya belum dapat undangannya. Dan, saya masih komunikasi saja," ucap Halim.
Sowan Muhammadiyah
Di sisi lain, Halim mengaku dirinya dan PKB telah menemui pihak Muhammadiyah Bantul untuk meminta saran dan masukan terkait perkembangan Bantul ke depan. Dari pertemuan tersebut, Halim menyatakan jika Muhammadiyah telah menyampaikan garis besar terkait dengan sosok yang pas untuk memimpin Bantul ke depan.
"Siapa pun yang penting, dia bisa mengakomodir kepentingan bersama ini. Apa yang dilakukan oleh Muhammadiyah ini kan untuk bangsa. Nah, pergantian kepemimpinan ini haruslah bisa memahami ini. Harus tahu Muhammadiyah punya peran besar bagi daerah dan nasional," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Veda Ega Pratama finis ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026 dan meraih lima poin. Ia kini mengoleksi 105 poin di klasemen.
BGN mengakhiri moratorium aktivasi dapur dan mengaktifkan 480 SPPG. Total SPPG yang beroperasi kini mencapai 27.022 unit.
KWT Mekar Lestari Kulonprogo memanfaatkan pekarangan untuk pertanian, pangan, dan ekonomi warga hingga meraih penghargaan inovasi lahan terbatas.
Thailand vs Indonesia tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026. Anthony Hudson antusias menghadapi John Herdman di SUGBK Jakarta.
Remaja di Sragen ditembak airsoft gun hingga terluka. Pelaku kemudian dikeroyok dan dirawat di RSSP Sragen. Polisi masih menyelidiki.